(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Vinales Jika Bertahan di Suzuki, Suatu Saat Pasti Akan Ukir Sejarah Yang Indah

Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono

Vinales Jika Bertahan di Suzuki, Suatu Saat Pasti Akan Ukir Sejarah Yang Indah
WinNetNews.com - Rumor mengenai Maverick Vinales akan menggantikan Jorge Lorenzo di Movistar Yamaha musim depan sempat berhembus kencang beberapa waktu lalu. Tidak mau pembalap andalannya hengkang, Suzuki mengeluarkan pernyataan, Jika pada akhirnya bertahan,  Vinales dan Suzuki yakin mereka bisa mengukir kisah bersejarah dan indah.

Vinales seperti diketahui tengah berada di antara Suzuki dan Movistar Yamaha. Kontraknya dengan Suzuki akan habis pada akhir musim ini dan Yamaha menginginkannya menjadi pengganti Jorge Lorenzo yang hijrah ke Ducati musim depan.

Gabung ke Yamaha jelas bisa memberikan kesempatan instan untuk Vinales bersaing di baris terdepan. Satu hal lainnya, pebalap 21 tahun itu bisa mencuri ilmu dari legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, yang jadi rekan setim.

Tapi Suzuki juga punya penawarannya sendiri. Sebagai tim yang baru kembali ke MotoGP pada 2015 lalu, banyak yang masih bisa dikembangkan dan ditingkatkan.

Suzuki memang sempat absen dari balapan kelas primer ini selama tiga musim. Namun di musim keduanya sejak comeback, tim pabrikan Jepang ini sudah menunjukkan potensi besar.

Dari empat balapan sejauh ini, Suzuki mengantarkan Vinales satu kali finis di posisi empat, dua kali finis keenam, dan satu balapan lainnya gagal finis setelah mengalami insiden. Team Principal Suzuki Davide Brivio meyakini kans untuk juara dunia ke depannya amat terbuka.

"Kalau dia bertahan di Suzuki dan kami juara, kisahnya akan indah karena kami memulai dari nol bersama-sama. Dia tiba di Suzuki saat masih baru di MotoGP, kami juga baru sebagai sebuah tim. Dari sudut pandang olahraga, itu akan sangat menginspirasi," ujar Brivio kepada Motorsport.

"Kalau kami merekrut pebalap lain dan kami juara, itu juga akan indah tapi rasanya berbeda. Dari sudut pandang romantis, tidak akan sama."

"Maverick bisa menjadi legenda kalau dia juara dengan Suzuki, karena di Yamaha semua orang mengharapkannya untuk juara."

"Bagaimanapun juga ini terserah padanya, dan mungkin dia tak peduli sama sekali. Mungkin dia cuma ingin menang dan ya begitulah," tandasnya.

Suzuki terakhir kali merengkuh gelar juara dunia pada tahun 2000 silam bersama Kenny Roberts, Jr. Total ada enam titel juara dunia yang didapatkan Suzuki sepanjang sejarah keikutsertaannya di Grand Prix.

sumber: Detik Sport

Foto: Redebull.com

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});