Viral Guru di Bekasi yang Lakukan Pemukulan Pada Siswanya
Foto: Merdeka.com

Viral Guru di Bekasi yang Lakukan Pemukulan Pada Siswanya

Kamis, 13 Feb 2020 | 14:04 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru di Kota Bekasi, Jawa Barat, tersebar luas di media sosial. Dalam video yang viral tersebut nampak guru tersebut sedang memukul punggung dan kepala siswanya.

Dilansir dari Merdeka.com, terlihat juga ratusan pelajar lain yang berkumpul di lapangan. Saat siswa tersebut sedang dipukul, seorang guru perempuan berusaha menghampiri mereka.

Video berdurasi 13 detik itu diketahui merupakan rekaman dari peristiwa yang terjadi pada Selasa (11/02) pagi. Terdapat dua orang murid yang dipukul, yakni R dan A, yang merupakan siswa kelas 12. Sedangkan guru yang ada dalam video itu berinisial I.

“Intinya teman-teman itu ingin mendisiplinkan anak-anak, cuma caranya saja yang kurang tepat,” kata Irna, Humas sekolah tersebut.

Irna menjelaskan kalau saat itu terdapat 172 siswa dan siswi yang terlambat masuk sekolah. Padahal, seharusnya mereka masuk pukul 06.30 WIB, bagi yang muslim harus mengikuti kegiatan mengaji, sedangkan pukul 06.45 WIB gerbang ditutup. Tetapi pada hari Selasa kemarin, gerbang baru ditutup pukul 07.00 WIB.

“Kemarin itu banyak sekali yang terlambat. Dan anak-anak sudah tahu kalau dia terlambat kehingan dua jam pelajaran,” tambahnya.

Para siswa yang terlambat masuk sekolah biasanya akan dikumpulkan di lapangan, kemudian diberikan wejangan. Selain itu, jika di lapangan sedang ada pelajaran olahraga, maka siswa yang terlambat akan diajak untuk latihan baris berbaris.

Pihak sekolah pun memberikan sanksi kepada guru tersebut berupa bebas tugas. Sanksi berikutnya masih menunggu kebijakan dari pemerintah.

Menanggapi viralnya video itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pun memberikan tanggapan mereka. KPAI meminta agar Inspektorat Jawa Barat untuk melakukan BAP terhadap guru tersebut.

“KPAI mendorong Insepktorat Provinsi Jawa Barat untuk melakukan BAP terhadap pihak sekolah, termasuk pelaku dan manajemen sekolah. Hal ini sebagaimana diatur dalam PP No. 53 tahun 2014 tentang disiplin PNS, mengingat ada pelanggaran terhadap UU Perlindungan Anak,” kata komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti dikutip dari Ayobandung.com.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...