Viral Tren Kecantikan 'Telinga Peri' di China, Diklaim Bisa Bikin Wajah Tirus

Nurul Faradila

Dipublikasikan 5 bulan yang lalu • Bacaan 2 Menit

Viral Tren Kecantikan 'Telinga Peri' di China, Diklaim Bisa Bikin Wajah Tirus
Foto: Insider

Winnetnews.com -  Tren kecantikan memang selalu bermunculan dan meskipun terbilang cukup aneh, namun banyak orang yang berusaha untuk tetap mengikutinya. Seperti tren kecantikan “telinga peri” yang viral belakangan ini di China.

Melansir South China Morning Post, wanita di Negeri Tirai Bambu tersebut banyak yang membuat telinga mereka mirip seperti peri. Ini dilakukan agar wajah menjadi terlihat lebih tirus dan muda.

Media sosial China diramaikan dengan orang-orang yang gencar mempromosikan prosedur kecantikan ini dan manfaat yang mereka rasakan.

“Ini ajaib! Saya tidak pernah mengubah apapun di wajah saya dan teman-teman saya mengatakan saya terlihat berbeda setelah melakukannya (telinga peri). (Wajah saya terlihat lebih kecil, dan saya terlihat lebih pintar, dan lain-lain),” kata seorang warganet di platform Xiaohongshu, pekan lalu.

Keberhasilan prosedur ‘telinga peri’ yang viral ini, membuat para pecinta kecantiakn, ramai-ramai datang ke rumah sakit untuk melakukannya. Sebuah klinik kecantikan di Shanghai, Mylike Medical Cosmetic, menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi.

“Itu sangat aman dan populer. Kami mempunyai pelanggan yang mengantri untuk ini (telinga peri) setiap harinya,” kata perwakilan klinik.

Yu Wenlin, seorang dokter spesialis otoplasty di Pusat Kosmetik Medis Gaoshang yang berada di Guangzhou, mengatakan bahwa terkadang ia melakukan hingga enam operasi ‘telinga peri’ sehari.

“Saya baru menyadari bahwa sebenarnya banyak anak muda, kebanyakan pasca 2000-an, mencari cara untuk membuat ‘telinga peri’ setelah saya membantu seorang selebriti online melakukannay pada awal tahun lalu. Kemudian semakin banyak orang datang kepada saya setelah itu,” jelasnya.

telinga peri
Tren kecantikan 'telinga peri' yang bisa bikin wajah tirus. Foto: South China Morning Post

Yu mengatakan bentuk telinga yang populer, secara medsi disebut telinga Stahl dan telinga yang menonjol. Deformitas telinga Stahl terdiri dari lipatan tulang rawan ekstra di bagian skafa telinga, yang menghasilkan bentuk telinga runcing.

Sedangkan telinga yang menonjol adalah telling yang menonjol lebih dari 2 cm dari sisi kepala, yang di China secara tradisional dianggap sebagai simbol keberuntungan.

Terdapat dua metode untuk mendapatkan ‘telinga peri’. Salah satu caranya adalah dengan menambah potongan bahan buatan atau tulang rawan dari bagian tubuh lain ke area belakang telinga. Sementara yang lainnya, yakni dengan menyuntikan asam hialuronat.

Karena Yu Wenlin tahu bahwa tren ini akan cepat berlalu, maka dia menolak untuk memotong bagian tulang rawan agar benar-benar terlihat seperti peri. Pasalnya jika telinga dibuat runcing, maka tidak ada hal yang bisa dilakukan agar bentuknya kembali seperti semula.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...