Viral Video Anak Digantung Ibunya yang Menangis Kesakitan
Foto: metro.co.uk

Viral Video Anak Digantung Ibunya yang Menangis Kesakitan

Jumat, 24 Jan 2020 | 09:36 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak yang sedang menagis belakangan ini beredar di media sosial. Tak hanya sekadar menangis, posisi tubuh anak itu yang kakinya diikat dan digantung dengan kepala berada di bawah itu membuat warganet merasa geram.

Tindakan ini diduga dilakukan oleh orangtua korban. Dikutip dari Kompas.com, video ini direkam pada 10 Januari 2020 dan terjadi di kawasan Gampong (Desa) Beurawe Banda Aceh. Video tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram Tercyduk Aceh dan kembali ramai dibicarakan pada Rabu (22/01).

Menurut Kapolsek Iptu Miftahuda Dizha Fezuono, kejadian ini sudah terjadi hampir dua pekan yang lalu. Selain itu, masalah ini juga sudah selesai setelah diadakan musyawarah dengan aparat Gampong (Desa), Polisi, pelaku, serta beberapa saksi. Akan tetapi karena video ini kembali beredar, maka pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan.

image0

“Tiba-tiba videonya beredar sekarang, jadi kita akan melihat apakah ada unsur tindakan pidana di sana. Polisi juga akan memeriksa penyebar video tersebut. Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan hingga gelar perkara,” ujar Iptu Miftahuda.

Pihak kepolisian diketahui sudah memanggil lima orang saksi untuk dimintai keterangan. Sementara itu, polisi sudah mengamankan dan memeriksa sang ibu pada 13 Januari 2020.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada pelaku berinisial NH, disebutkan kalau ia meninggalkan anaknya, AAF (8) dalam kondisi terikat, sementara ia pergi membeli makan. Menurut pengakuan NH, hal ini dilakukannya untuk menegur kelakuan anaknya yang nakal.

Kasus ini lalu diselesaikan dengan jalan musyawarah gampong, yang melibatkan beberapa Perangkat Gampong, petugas polisi, saksi, pelaku dan Lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Banda Aceh. Hasil musyawarah memutuskan kalau ibu dan anak itu akan diamankan di rumah singgah P2TP2A Kota Banda Aceh, untuk mendapatkan pembinaan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...