Virus Corona Ancam Nasib Film 'Mulan' di China
Foto: HN Entertainment

Virus Corona Ancam Nasib Film 'Mulan' di China

Senin, 17 Feb 2020 | 09:30 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - China menjadi pasar film terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Akan tetapi, mewabahnya virus corona, Disney mengaku pasrah dengan kesuksesan film ‘Mulan’ di Negeri Tirai Bambu itu.

Film tersebut rencananya akan tayang pada 27 Maret mendatang. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada tanggal perilisan resmi untuk film ‘Mulan’ di China.

“Pada titik ini kami tidak yakin kapan (Mulan) akan rilis. Semua perusahaan film yang berencana merilis film di China jelas terdampak (oleh wabah virus corona),” ujar Bob Iger, selaku CEO Disney.

Para pengamat menilai kalau China penting untuk peredaran film ‘Mulan’ lantaran kuatnya akar sejarah. Selain itu, Mulan merupakan pejuang China yang menyamar jadi seorang laki-laki dan tentara demi menggantikan sang ayah.

“Film ini punya akar pengetahuan yang signifikan di China. China adalah bagian besar dari strategi perilisan Disney. Kalau kondisi normal, China jadi pasar terbesar Mulan,” jelas Shawn Robbins, direktur analisis Boxoffice.com.

Robbins kemudian menambahkan, “Apakah penonton berani keluar rumah dan mulai menonton film lagi jika diumumkan semua (virus corona) sudah bersih? Apakah akan ada keraguan? Elemen yang tak diketahui ini penting dan punya banyak kemungkinan dalam minggu-minggu dan bulan berikutnya.”

Disney live-action ‘Mulan’ akan menceritakan tentang Hua Mulan (Liu Yifei), seorang wanita yang menyamar menjadi seorang prajurit China dan ikut turun ke medan pertempuran untuk menggantikan ayahnya yang sakit. Pertama kali Disney merilis film ini pada 1998 silam dan medapatkan kesuksesan yang besar.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...