Wabah Covid-19 Picu Pencurian Masker Tipe N95 di Hong Kong
Sumber: Merdeka.com

Wabah Covid-19 Picu Pencurian Masker Tipe N95 di Hong Kong

Jumat, 14 Feb 2020 | 15:40 | Khalied Malvino
Winnetnews.com - Mewabahnya virus corona baru atau Covid-19 di China dan menyebar ke sejumlah negara di Asia, Eropa, dan Amerika, mengakibatkan kelangkaan serta tingginya harga dan permintaan masker tipe N95 di berbagai negara.

Namun, kekonyolan terkait kelangkaan masker tipe N95 menimbulkan hal negatif. Pasalnya, masker tipe N95 di Hong Kong banyak dicuri padahal perlengkapan masker kini sangat dibutuhkan bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 maupun yang tidak terpapar.

Seperti dilansir CNNIndonesia.com dari Asia One, Jumat (14/2/2020), seorang pria di Hong Kong ditangkap pada Rabu lalu. Dia mencuri delapan kotak berisi masker N95.

Menurut korban yang berusia 53 tahun, pelaku memecahkan kaca mobilnya, dan membawa kabur seluruh kotak berisi masker yang kini banyak diburu tersebut. Setiap kotak berisi 160 buah masker.

Berbekal rekaman kamera pengawas (CCTV), polisi berhasil mengidentifikasi pelaku yang merupakan seorang lelaki. Mereka lantas membekuk pria berusia 33 tahun itu di wilayah Sheung Shui. Polisi juga sedang mencari pelaku kedua yang masih buron.

Pada Senin (10/2/2020) malam, seorang penduduk Hong Kong juga menjadi korban pencurian masker. Kotak berisi 750 masker bernilai sekitar US$536 (sekitar Rp7,3 juta) dibawa kabur ketika ditinggalkan sesaat di tepi jalan Shan Shui Po.

Sejam setelahnya, seorang perempuan juga menjadi korban pencurian masker miliknya yang berjumlah 1.000 potong. Masker tersebut disimpan di gudang.

Kelangkaan masker juga membuat warga Hong Kong harus antre berjam-jam di toko obat. Di sisi lain, masyarakat setempat juga panik dan memborong bahan makanan.

Sampai hari ini tercatat ada 5i orang yang terinfeksi virus corona di Hong Kong. Satu di antaranya meninggal.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...