Wacana DPR Bentuk Pansus Jiwasraya
Rapat Paripurna Masa Sidang II DPR RI Tahun Anggaran 2019-2020. [Foto: Indonesiainside.id]

Wacana DPR Bentuk Pansus Jiwasraya

Selasa, 14 Jan 2020 | 08:10 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Rapat paripurna pembukaan masa sidang ke-II DPR RI tahun 2019-2020 dihujani interupsi soal wacana pembentukan panitia khusus (pansus) PT Asuransi Jiwasraya. Tiga anggota DPR menyuarakan perihal wacana pembentukan Pansus PT Asuransi Jiwasraya dan sejumlah pansus lainnya.

Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade, meminta pimpinan DPR segera menggelar rapat dengan semua pimpinan fraksi untuk membicarakan perihal realisasi pembentukan Pansus Jiwasraya. Anggota Dewan dari Fraksi Gerindra itu berharap DPR bisa membongkar sengkarut keuangan Jiwasraya.

"Harapan saya, pimpinan dan seluruh anggota DPR RI, ada di depan mata kita semua skandal Jiwasraya yang jauh lebih besar dari pada skandal Century," kata Andre dalam rapat paripurna, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/1) seperti dikutip Detik.com.

"Harapan saya, tentu, dan harapan seluruh rakyat Indonesia yang menanti rapat paripurna kita hari ini, agar pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi bisa segera berkumpul dan rapat untuk mendengar harapan rakyat yang menginginkan Pansus Jiwasraya bisa dibentuk hingga kita bisa bongkar kasus ini," imbuhnya.

Selain Andre, anggota DPR dari Fraksi PKS, Amin AK, mengutarakan hal yang sama. Namun Amin meminta pembentukan pansus tidak hanya sebatas untuk masalah Jiwasraya.

"Ini saya kira momentum yang tepat untuk membentuk pansus. Saya setuju Pansus Jiwasraya dibentuk, tapi tidak sebatas Jiwasraya, saya setuju pembentukan Pansus Asabri, Garuda," ucap Amin.

Ada juga interupsi dari anggota Fraksi PPP, Arwani Thomafi, masih soal masalah Jiwasraya. Arwani meminta semua anggota DPR memberi perhatian khusus terhadap wacana pembentukan Pansus Jiwasraya.

"Terkait dengan apa yang diresahkan oleh sebagian masyarakat dengan munculnya persoalan-persoalan ekonomi dan keuangan, tadi juga disebut persoalan Jiwasraya, ada juga Asabri, ada juga persoalan BPJS Tenaga Kerja. Ini harus menjadi perhatian kita," sebut Arwani.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyebut sebagian besar fraksi di DPR menyetujui usulan soal pembentukan Pansus Jiwasraya. Dasco memastikan pimpinan DPR akan menindaklanjuti persetujuan tersebut.

"Ya kalau informasi terakhir, baru secara informal. Tapi formalnya pada hari ini kita sudah masuk reses dan nanti biasanya akan digulirkan di paripurna. Itu nanti ada yang mengajukan usul dan ya harus kita tindak lanjuti. Dan kita sikapi mayoritas dari fraksi-fraksi yang sudah berkeinginan bentuk pansus," kata Dasco di kompleks MPR/DPR. [dtc]

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...