Skip to main content

Waduh... Bukan Hanya Sekedar Kecam JPU Sidang Ahok, Pedri Kasman Juga Tuntut Presiden!

Sidang Ahok/Foto: Zool WNN
Sidang Ahok/Foto: Zool WNN

WinNetNews.com - Anggota angkutan muda Muhammadiyah, Pedri Kasman, menuntut Presiden Jokowi agar segera bertindak terkait dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) persidangan Basuki Tjahja Purnama yang dianggapnya terlalu ringan. Dalam pembacaan tuntutan yang digelar hari ini di Auditorium Kementerian Pertanian, JPU menuntut Gubernur DKI Jakarta dengan tuntutan 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun penjara.

"Bahwa fakta-fakta yang ada dalam persidangan, yang dihadirkan oleh JPU sendiri, jelas sekali pidato Ahok di Pulau Seribu, jelas2 sudah diakui Ahok, kemudian didukung oleh 4 video lainnya: video Ahok di Partai Nasdem, Balaikota, Al Jazeera, dan yang terkait wifi Al Maidah dengan password kafir. Bukti itu sangat kuat. Ditambah lagi dengan buku berjudul merubah Indonesia. Maka kenapa tiba-tiba, JPU menuntut sangat ringan?! Sangat anomali yg dilakukan oleh Jaksa, sangat tidak lazim, sangat tidak masuk akal. Kami menduga keras, JPU sudah diintervensi secara besar-besaran. Apakah itu dengan kekuasaan, politik atau oleh materi sekalipun" urai Pedri, Kamis (20/4/2017).

Untuk itu, Pedri menuntut agar Presiden Jokowi segera bertindak.

"Karena itu, presiden harus segera bertindak. Jika tidak, bisa saja kami menuntut presiden untuk turun takhta!" ujar Pedri.

Saat ditanyakan bentuk konkrit tuntutan terhadap presiden, Pedri menyampaikan bahwa bisa saja akan tergelar kembali aksi.

"Bisa saja kami akan melakukan aksi besar-besaran untuk menuntut presiden mengambil sikap," tutupnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top