Mandek 4 Tahun, Wagub DKI Sebut Proyek Normalisasi Sungai Terkendala Pembebasan Lahan

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 5 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Mandek 4 Tahun, Wagub DKI Sebut Proyek Normalisasi Sungai Terkendala Pembebasan Lahan
Foto: Antara

Winnetnews.com -  Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pembebasan lahan menjadi kendala proyek normalisasi sungai di Ibu Kota.  Menurutnya, Pemprov DKI harus berhati-hati melakukan pembabasan lahan agar tak terjadi masalah di kemudian hari.

"Pembebasan (lahan) itu bukan batal tapi tertunda karena masalah tanah, ini harus lebih teliti," kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (24/1) malam.

Ia menjelaskan untuk melakukan pembebasan lahan, Pemprov DKI harus melakukan sejumlah verifikasi, seperti sertifikat tanah hingga asal usul lainnya. 

"Sampai semuanya clear and clean baru kita bayarkan (ganti rugi)," kata Riza.

Program normalisasi sungai sendiri, lanjut Riza , sudah disetujui pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. Tugas pemerintah pusat yakni membangun normalisasi, sedangkan Pemprov DKI melakukan pembebasan lahan.

"Pada prinsipnya program pengendalian banjir terus diupayakan bersama oleh pemerintah daerah juga dengan dukungan pemerintah pusat," kata Riza.

Riza menegaskan, meski program ini mandek selama empat tahun, bukan berarti Pemprov DKI tidak peduli dengan penanganan banjir. Sebaliknya, justru sejumlah program dijalankan, seperti pengerukan waduk dan sungai.

"Sekarang kita membuat waduk situ embung polder, insyaAllah di tahun 2022 akan banyak sekali program-program yang kita buat seperti waduk polder dan perbaikan," kata Riza.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...