Wagyu, Sang Raja Daging Sapi

Wagyu, Sang Raja Daging Sapi

Selasa, 19 Apr 2016 | 22:30 | Rike
WinNetNews.com-Istimewanya wagyu yang berarti daging sapi Jepang ini sudah dimulai dari masa hidupnya atau sebelum sapi dipotong.

Semasa hidupnya, sapi tak hanya makan rumput dan biji-bijian bernutrisi seperti jagung, gandum dan barley. Namun, sapi juga diberi vitamin A, B, E dan kalsium. Sapi pun diberi berbagai vitamin dan nutrisi penting lain supaya kesehatannya maksimal.

1.Saat akan dipotong, sapi dikondisikan dalam keadaan relaks dan dihindarkan dari stres. Tujuannya, supaya otot-otot sapi tak keras dan tekstur daging lebih lembut.

2. Mengandung lemak tak jenuh lebih banyak.Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Washington State University temukan bahwa wagyu mengandung lemak tak jenuh dua kali lipat lebih banyak dibandingkan daging sapi lainnya. Lemak tak jenuh ini memiliki titik lumer yang lebih rendah ketimbang lemak jenuh. Itu sebabnya kenapa wagyu terasa ‘lumer’ di mulut.

3. Marbling yang lebih berkualitas. Pada daging wagyu juga jadi pembeda yang khas dari daging sapi lainnya. Marbling adalah lemak yang terdapat di antara serabut otot (intramuscular). Lemak ini berfungsi menjadi pembungkus otot dan pertahankan keutuhan daging pada waktu dipanaskan. Marbling pun berpengaruh kepada citra rasa daging.

4.Untuk menikmati wagyu, Anda tidak perlu jauh-jauh ke Jepang atau Australia. Kini beberapa lifestyle market di Indonesia juga sudah menyediakannya. Wagyu dipasarkan berdasarkan grade yang disesuaikan dengan tingkat kerapatan marbling pada daging. Semakin berkualitas marbling pada daging maka semakin dalam juga Anda harus meraih kocek di dompet Anda. Untuk grade 9+ (grade tertinggi yang terdapat di Indonesia), Anda dapat menyiapkan dana sekitar Rp 2,2 juta per kilogram.

Sumber:menshealth.co.id

Foto: http://wagyu.gourmet55.com

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...