Skip to main content

Wahai Para Pelajar!!! Ikutan Tawuran, KJP Kamu Langsung Tidak Bisa Cair

ilustrasi tawuran pelajar/foto: Merdeka
ilustrasi tawuran pelajar/foto: Merdeka

WinNetNews.com - Saat kota Jakarta mulai kembali diramaikan tawuran antar pelajar dan warga. Menanggapi hal ini, Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede meminta instansi terkait mensosialisasikan kebijakan pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa/pelajar yang terlibat tawuran.

"Ini harus disosialisasikan sebagai shock therapy. Kalau sudah jelas, segera diproses untuk dicabut KJP-nya," katanya, Kamis (9/3/2017).

Selain itu, Mangara juga menginginkan sosialisasi pencabutan KJP ini dilakukan para guru dan pihak sekolah. Langkah tersebut dinilai efektif karena pernah diberlakukan di Johar Baru. "Intinya perkuat sosialisasinya agar siswa paham dan bisa menghindari tawuran," ujarnya.

Sedangkan, Sosiolog yang juga Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar mengatakan, pencabutan KJP bagi pelaku tawuran kurang mendidik. Dia menilai, seharusnya pencabutan KJP bagi siswa yang bermasalah dalam rangka mendidik bukan menghukum.

”Akan lebih baik, kalau didahului kajian yang mendalam supaya diketahui apa penyebab utamanya mereka terlibat tawuran. Kalau tidak mau melakukan kajian karena lama, sementara harus diambil keputusan secara cepat, maka sejatinya diberi peringatan setelah mereka yang terlibat tawuran dipanggil dalam suatu pertemuan yang dihadiri orangtua siswa,” ujar dia.

Setelah pertemuan, siswa lalu diberi peringatan tertulis dan diberitahu jika melakukan tawuran sekali lagi, maka KJP akan dicabut. ”Inilah cara yang mendidik dan mengayomi siswa yang bermasalah karena terlibat melakukan tawuran bukan langsung menghukum,” ucapnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top