(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Wajib Tau!!! Jenis-jenis Narkoba dan Cara Terbebas Dari Narkoba

Oky
Oky

Wajib Tau!!! Jenis-jenis Narkoba dan Cara Terbebas Dari Narkoba Sumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Tahukah kamu bahwa Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Bahan-bahan Berbahaya, selain itu narkoba juga termasuk  bahan atau zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan atau psikologi seseorang seperti pikiran, perasaan dan perilaku serta dapat menimbulkan ketergantungan dari pemakaian itu sendiri.

Di Indonesia pengguna narkoba mencapai angka 5,1 juta orang dan itu terbesar di asia , ironisnya 40% pengguna narkoba di Indonesia berasal dari kalangan pelajar maupun mahasiswa.

Narkotika berasal dari tiga jenis tanaman, yaitu candu, ganja dan kokain. Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengkonsumsi obat-obatan terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan. Apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat amat pada tubuh.

Angka Pemakaian Narkotika di Indonesia

Badan Narkotika Nasioanl (BNN) menyebutkan ada 27,32% mahasiswa dan pelajar dari jumlah pengguna narkoba itu sendiri di Indonesia. Setiap tahun jumlah pelajar dan mahasiswa yang menggunakan narkoba terus bertambah, bahkan saat ini ada sekitar 200 jenis baru narkoba di dunia yang 68 di antaranya sudah ada yang masuk ke Indonesia.

Saya telah mewawancarai salah satu narasumber yang berhubungan dengan narkotika, yang saya wawancarai adalah pemakai narkotika  tsb. Ia mengatakan awal mulanya kenapa bisa menjadi pemakai adalah ia hanya coba-coba saja lalu kecanduan dan keterusan sampai sekarang. Lalu saya menanyakan lagi apa efek dari pemakaian tsb, ia bilang bisa membuat dirinya tidak sadarkan diri dan lupa sesaat lalu seperti tidur lama sekali tetapi ia juga merasakan pusing yang sangat amat.

Mengenal lebih lanjut narkoba dari jenis-jenis nya apa saja dan efek yang ditimbulkan dari si pemakai tsb adalah dibawah ini

Macam-macam jenis narkotika

Sebelumnya narkoba terdiri dari 3 golongan yakni,

  • Narkoba golongan satu (I) adalah narkoba yang hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan untuk terapi
  • Narkoba golongan dua (II) adalah narkoba yang mempunyai khasiat untuk pengobatan tapi itu adalahh pilihan terakhir untuk menggunakannya sebagai obat
  • Narkoba golongan tiga (III) adalah jenis narkoba yang berkhasiat dalam pengobatan/ terapi dan dapat digunakan juga sebagai pengembangan ilmu pengetahuan, namun narkotika golongan ini masih memiliki potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan

Zat Adiktif Lainnya

Zat adiktif lainnya adalah zat-zat selain narkotika dan psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakaiannya, diantaranya yaitu :

  • Rokok
  • Kelompok alcohol dan minuman lain yang memabukan dan menimbulkan ketagihan
  • Thiner dan zat lainnya, seperti lem kayu, penghhapus cair dan aseton, cat, bensin yang bila dihirup akan dapat memabukan

Jenis-jenis psikotropika antara lain:

  • Zat penenang. Contoh zat penenang yang termasuk psikotropika adalah valium yang terdapat pada obat tidur. Penggunaan psikotropika zat penenang bisa menyebabkan gangguan pada otak dan menyebabkan rasa takut, serta rasa bimbang diiringi rasa cemas yang berlebihan.
  • Zat psikotimulat. Contoh zat psikotimulat yang termasuk psikotropika adalah amfetamin yang dapat dibuat menjadi ekstaksi dan shabu-shabu. Efek penggunaan zat psikotimulat adalah menimbulkan kerusakan saluran darah, jantung dan hati
  • Zat halusinogetik. Contoh zat halusinogetik yang termasuk psikotropika adalah Lyseric Acid Diethylamide. Penggunaan zat halusinogetik menyebabkan gangguan pada otak serta menimbulkan halusinasi dan ketakutan yang berlebihan.

Terdapat juga beberapa jenis narkotika yang paling sering digunakan oleh para kalangan remaja, contohnya seperti

  • Ganja atau Marijuana

Nama “ganja” sudah tidak asing lagi dalam dunia narkotika, apalagi ini adalah jenis narkotika yang paling banyak di konsumsi, obat terlarang berwarna agak kehijauan dan agak lembab ini dikonsumsi dengan cara dimasukan ke dalam kertas tembakau lalu di linting seperti tembakau pada rokok umumnya.

Efek yang ditimbulkan dari ganja adalah agresif dan denyut nadi yang lebih cepat, selain itu pemakai juga biasanya menjadi pelupa, sensitive, gelisah dan mengalami gangguan tidur. Efek dari pemakaian ini juga akan sering beralusinasi hingga akhirnya mengalami kerusakan mental.

  • Sabu-sabu / Meth

Sabu adalah jenis narkoba yang paling banyak dijumpai di Indonesia, nama lainnya meth, metamfetamin, kristal, kapur, es. Bentuknya putih dan tidak berbau namun rasanya pahit

Sabu dikonsumsi dengan cara dihisap, bias juga di suntikan ke dalam tubuh namun harus dilarutkan terlebih dahulu dengan air. Rata-rata para pengguna sabu lebih banyak dengan cara menyuntikanke dalam tubuhnya mereka sendiri dan dicampur pada rokok karena efeknya lebih cepat sampai.

Mereka memakai sabu karena depresi akan hal yang terjadi dalam hidupnya, karena sabu memberikan dopamine sehingga memberikan rasa senang dan lebih bersemangat. Namun, kesenangan itu tidak sebanding dengan efek dari pemakaian sabu sendiri yang dapat mengakibatkan insomnia berlebih, hilang nafsu makan dan denyut jantung lebih cepat dari orang normal.

Efek jangka Panjang dari pemakaian sabu adalah kerusakan permanen pada otak. Sabu memberikan efek negative pada mikrogelia, sel-sel mikrogelia seharusnya menyerak sel rusak, menjadi berbalik menyerang sel-sel yang masih sehat dan kerusakan otak ini berakhir dengan mengakibatkan strok.

  • Eksatsi/Inex

Ekstasi atau Inex termasuk jenis obat-obatan terlarang jenis psikotropika. Jenis ini menimbulkan efek kesadaran indra yang lebih peka. Oleh karena itu, orang yang sedang mengonsumsinya dengan disertai hubungam seks atau berjoget di diskotik.

Ekstasi menimbulkan efek euphoria, bahhagua, rasa cinta, lebih terbuka sehingga bercerita semua hal. Pada jangka Panjang ekstasi menimbulkan halusinasi berlebihan sehhingga tidak bisa membadakan mana dunia nyata dan mana fantasi.

  • Tembakau super/ tembakau cap gorilla

Tembakau super atau yang biasa disebut “Gori” termasuk narkotika golongan I. Tembakau gorilla mengandung cairan ganja sintetis atau synthetic jadi narkotika jenis ini terbilang bukan organic, melainkan sudah di campur dengan bahan-bahan kimia lainnya.

Apabila orang yang tidak tahu, pasti mereka akan mengira ini adalah tembakau biasa yang ada didalam rokok karena warnanya coklat kering sama persis seperti tembakau yang apa pada rokok. Asap tembakau gorilla juga tidak memiliki aroma khas seperti ganja ketika dibakar, jadi berhati-hati ya guys!

  • LSD ( Lysergyc Acid Diethylamide )

LSD atau yang disebut juga Lysergyc acid diethlamide adalah narkoba jenis sintetis yang terbuat dari saripati ergot, ergot adalah semacam tumbuhan biji-bijian semacam beras atau gandum yang terserang penyakit jamur. Ergot kemudian diolah menjadi LSD

LSD dapat ditemukan dalam bentuk kertas kecil yang dihisap atau juga dalam bentuk microdot (tablet kecil), gelatin dan kapsul. Obat berbahaya ini dipakai dengan cara ditelan atau lewat mukosa oral memakai kertas yang telah diresapi LSD dosis 100-300 mikrogram

Selepas memakai LSD, pemakai akan merasakan efek yaitu “tripping” selama 6-8 jam plus 2-6 jam offset atau penuruan. Efek tripping adalah situasi dimana si pemakai akan merasakan peningkatan energi dansulit tidur. Pemakai akan berhalusinasi seperti mendengar suara atau melihat suatu sosok gambar yang bergerak-gerak dan juga benda yang berubah-ubah.

Selama tripping berlangsung, pemakai berhalusinasi melalui perjalanan yang membahagiakan dan membuat santai tetapi diikuti juga dengan rasa takut yang tinggi.

Dampak negative dari penyalahgunaan narkoba sendiri terhadap kalangan remaja yakni

  • Perubahan dalam sikap maupun kepribadian

Perubahan sikap sangat terlihat jelas dan perubahan sikap tersebut menjadi sangat negative yang akan merubah kepribadian remaja itu sendiri karena remaja yang telah menggunakan barang haram itu sudahh tidak lagi dapat berfikir dengan jernih dan terlebih lagi membuatnya sulit dalam memilah mana yang baik dan mana yang buruk baginya karena pemikirannya yang rusak akibat mengkonsumsi narkoba secara berlebihan

  • Menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran

Menurunnya sikap disiplin karena pengaruh narkotika membuat remaja engga untuk mengikuti aturan-aturan yang mengikat dirinya. Bagi mereka aturan mengikat itu tidak ada dan kecintaan mereka pada kebebasan yang tinggi membuat mereka berpikir aturan tidak ada yakni sama aja dia mempunya aturan diri sendiri.

Hal ini membuat para remaja yang masihh di bangku sekolah dan telah mengalami kecanduan barang haram itu mempunyai nilai yang anjlok karena daya konsentrasi untuk berfikir menurun diakibatkan oleh rusaknya sel saraf pada otak karena telah mengkonsumsi narkotika secara berlebihan

  • Sifat emosional yang sangat tidak terkontrol

Sisi emosi yang tidak terkontrol sering kali membuat para remaja yang mengkonsumsi narkotika sangat amat mudah tersinggung dan cepat marah. Pengaruh narkotika yang tinggi dan membuat mereka berhalusinasi tinggi sering kali menimbulkan rasa emosi yang tinggi.

Hal itu terjadi saat mereka tersadar dari halusinasi dan melihat kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan mereka sehingga membuat mereka (pemakai) menjadi marah dan kesal

  • Menjadi sangat malas

Mereka akan sangat malas dalam melakukan pekerjaan apapun karena tidak ada usaha untuk mencapai target sebab bagi mereka narkotika dan keindahan hanyalah halusinasi.

Dunia halusinasi yang tinggi membuat mereka berfikir terlalu mudah karena tidak ada yang mereka ingin capai karena apa yang ingin dicapai sudah larut dalam dunia halusinasi dan membentuk mereka menjadi orang yang malas dan tidak berusaha untuk mendapatkannya

  • Membahayakan kesehatan diri

Akibat mengkonsumsi narkotika secara terus-menerus akan membuat daya tahan tubuh mereka menjadi lemah, sehingga mudah sekali terserang penyakit berbahaya.

Jika terserang  penyakit bahaya tentu saja membahayakan kesehatan mereka dan tentu umur mereka lebih cepat bertemu ajalnya sebab daya tahan tubuh yang seharusnya untuk melindungi diri dari penyakit tapi malah rusak karena kandungan yang ada pada narkotika.

  • Rela melakukan tindak kriminal demi narkoba

Rata-rata dari pemakai narkoba akan melakukan apa saja demi ia bias memakai barang haram itu lagi, seperti contohnya rela mencuri saat ia tidak mempunyai uang untuk membeli barang haram tersebut.

FaKtor Yang Mempengaruhi Penyalahgunaan Narkoba Dikalangan Remaja

Setiap orang yang menyalahgunakan zat-zat terlarang pasti memiliki alasan meraka masing-masing sehingga terjebak masuk kedalam lingkup dunia narkotka. Berikut adalah factor sebab kenapa seseorang menjadi pecandu atau pengguna zat-zat adiktif yang terlarang

  • Ingin terlihhat gaya

Zat terlarang jenis tertentu dapat membuat pemakaiannya menjadi lebih berani,keren,percaya diri,kreatif,santai, dan lain sebagainya. Efek keren yang terlihat oleh orang lain tersebut dapat menjadi trend pada kalangan masa kini atau remaja.

  • Solidaritas Kelompok / Komunitas / Genk

Suatu kelompok orang yang mempunyai tingkat kekerabatan yang tinggi atau antar anggota biasanya memilikin nilai solidaritas yang tinggi. Jika satu terpengaruh pasti semuanya akan ikut terpengaruhi juga dan bisa jadi salah satu dari mereka saling menghasut satu sama lain untuk menggunakan barang haram tsb.

  • Menghilangkan rasa sakit

Seseorang yang memiliki suatu penyakit atau kelainan yang dapat menimbulkan sakit yang tidak tertahankan dapat membuat orang menjadikan jalan pintas memakai narkotika untuk mengobati sakit / depresi yang dideritanya dengan menggunakan obat-obat terlarang dan zat-zat adiktif

  • Coba-Coba

Dengan merasa tertarik terhadap efek yang ditimbulkan oleh suatu zat terlarang, sesorang dapat memiliki rasa ingin tahu yang kuat untuk mencicipi nikmatnya zat terlarang tersebut. Padahal setelah ia mencoba-coba awalnya lama kelamaan ia akan terpengaruh atau juga kecanduan.

  • Merasa Dirinya Dewasa

Pemakai zat terlarang yang masih muda terkadang ingin dianggap dewasa oleh orang lain, dengan menjadi dewasa seolah-olah orang itu dapat bertindak semaunya sendiri. Merasa sudah matang, bebas dari orangtua dan lain-lain.

Cara Menjauhkan Diri dari Narkoba

  • Tingkatkan iman dan taqwa

Karena semua agama mengajarkan kebaikan, salah satunya dengan menjauhkan diri dari barang haram yaitu narkoba, obat-obatan terlarang, dan minuman keras. Dengan keimanan dan taqwa yang berasal dari diri kita sendiri dan kemauan, kita mampu menghindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

  • Siapkan diri dan mental untuk menolak apabila ditawari narkoba

Kemampuan diri dan mental dalam menghindari penyalahgunaan narkoba sejak dini terbentuk mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari lingkungan yang baik akan tertanam juga pribadi yang baik.

  • Hati-hati dalam memilih teman bergaul

Dalam pergaulan juga kita harus selektif dalam memilih teman. Pilih teman yang mampu membawa kita kearah yang baik, bukan teman yang menjerumuskan kita terhadap hal yang tidak benar.

  • Belajar berkata “Tidak” apabila ditawari dengan alasan yang tepat, kalua tidak mampu segera tinggalkan tempat itu

Apabila ada orang yang berusaha menawari kita barang haram tersebut (narkoba) dalam bentuk apapun, kita harus mengatakan “tidak” dengan alasan yang tepat. Jangan sampai menyinggung perasaan. Orang yang memakai narkoba biasanya akan berperangai beringas. Kalau tidak mampu lebih baik kita menghindar

  • Tingkatkan prestasi untuk mengejar cita-cita

Sebagai generasi muda, lebih baik kita meningkatkan prestasi untuk mengejar cita-cita dan keinginan mulia daripada menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia. Narkoba membuat hidup kita terbuang sia-sia dan rasa sesal dikemudian hari yang akan kita dapat.

  • Untuk mengisi waktu luang lakukan hal yang positif

daripada kita membuang-buang waktu lebih baik kita mengisi dengan hal yang positif, daripada kita terjerumus dalam pergaulan bebas lebih baik diisi dengan misalnya kursus atau belajar untuk mengisi waktu sehari-hari

  • Jangan sesekali mencoba-coba

Kesalahan terbesar dari remaja pengguna narkoba adalah mereka berawal dari coba-coba. Sekali anda mencoba, anda telah menjadi pengguna dan akan kecanduan. Anda tidak akan pernah menjadi pecandu narkoba jika anda tidak pernah mencoba.

KESIMPULAN

Kebiasaan menggunakan narkoba di kalangan remaja sanag membahayakan dari segi Pendidikan maupun kesehatan serta ekonomi. Dipandang dari segi Pendidikan sudah jelas bahhwa hal ini akan mengganggu pelajarannya, sedangkat dari segi kesehatan akibat terbiasa memakai narkotika akan menyebabkan berbagai penyakit. Melalui sikap kepedulian, pencegahhan berbagai tindak criminal, kenakalan remaja, keamanan, kedamaian, keharmonisan akan mudahh diciptakan dengan sikap kepedulian ini.

Orang tua juga merupakan peran penting dalam sosialisasi, guna mencegah para penerus bangsa terjeremus dalam dunia narkotika. Maka campur tangan dan tanggung jawab orang tua sangat amat penting. Karena baik atau buruknya perilaku anak sangat bergantung pada bagaimana orang tua menjadi teladan bagi putra/putrinya.

Untuk para pecandu narkoba coba bersikap terbuka kepada orang yang dia percaya, untuk mendapatkan solusi terbaik. Jangan hanya karena suatu masalahh jadi merusak diri kita sendiri dan jangan berfikiri “ YOU CAN SOLVE THEM BY YOURSELF” .

Jangan takut untuk merubah diri ke yang lebih baik lagi dan satu lagi adalah

“DON’T BE AFRAID TO SPEAK UP”

 

Ditulis Oleh : Aulia Dara Piyavadi

Mahasiswi London School of Public Relations, Semester 3

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});