Waketum Gerindra: Prabowo Sudah Berusaha Pulangkan Habib Rizieq
Habib Rizieq Shihab (foto: Tribunnews)

Waketum Gerindra: Prabowo Sudah Berusaha Pulangkan Habib Rizieq

Kamis, 24 Okt 2019 | 16:50 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Partai Gerindra menyebut jika Prabowo Subianto sudah berusaha untuk membawa pulang Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia. Partai bergambar Garuda ini bahkan mengaku jika pemulangan Rizieq sudah dilakukan sebelum proses pembentukan kabinet. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco atas maraknya protes dari PA 212. Mereka menuntut Gerindra dan Prabowo untuk segera memulangkan ketua FPI tersebut.

“Perlu diketahui kalau kami sudah melakukan berbagai upaya pemulangan, melakukan pendekatan kepada pemerintah. Kami sudah melakukan banyak cara, bahkan sebelum pembentukan kabinet,” kata Sufmi, dikutip dari Detik.com, Kamis (24/10).

“Kami bahkan sudah pernah melakukan pembicaraan-pembicaraan tentang pemulangan Rizieq, bahkan sebelum adanya pertemuan Pak Prabowo dengan Jokowi di MRT tersebut,” tambahnya.

Sufmi menyebut jika penempatan Prabowo sebagai Menhan tidak ada kaitannya sama sekali dengan masalah pemulangan Habib Rizieq. Ia menyebut jika Prabowo menjadi Menhan karena Jokowi merasa cocok konsep pertahanan yang diusung oleh mantan calon presiden tersebut.

“Saya pikir kan Pak Prabowo jadi Menhan karena konsep tentang keamanan dan pertahanan yang kami ajukan kepada pemerintah itu bisa diterima dan diakomodasi. Tidak ada hubungannya dengan Habib Rizieq,” jelas Sufmi.

Saat ditanya mengenai rencana pemulangan Rizieq oleh Prabowo ke depan, Sufmi mengaku kalau dirinya belum mengetahui secara pasti. Ia berkata akan bertanya kepada Prabowo lebih lanjut.

“Kalau masalah ini saya belum tahu. Saya belum mendengar secara langsung dari beliau. Nanti akan saya tanyakan,” katanya.

Sebelumnya, juru bicara PA 212, Habib Novel Bamukmin, mengaku paham dengan kondisi Prabowo sebagai politikus yang memilih untuk bergabung dalam kubu Jokowi-Ma’ruf. Novel sendiri memberi Prabowo 100 hari kerja untuk bisa memulangkan Ketua Umum FPI tesebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...