Wakil Ketua DPRD DKI Pertanyakan Wacana Pembentukan Pansus Rumah DP 0 Rupiah

Oky
Oky
Rabu, 13 Juni 2018 17:33 WIB
Oleh Oky pada Rabu, 13 Juni 2018 17:33 WIB
Image Wakil Ketua DPRD DKI Pertanyakan Wacana Pembentukan Pansus Rumah DP 0 Rupiah
Sumber : Istimewa

WInnetnews.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, mengomentari soal wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait pengadaan program Rumah DP Nol Rupiah.

Menurutnya, program Rumah DP Nol Rupiah dikhususkan untuk rakyat kecil. Sehingga tidak perlu sampai dipansuskan.

"Yang bikin pansus siapa? Tapi kan gak bisa. Program yang buat rakyat kecil anda pansuskan, coba aja nanti rakyatnya yang marah. Apa yg mau dipansusin? Salahnya apa?," ujarnya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2018).

Pernyataannya tersebut sekaligus untuk mempertanyakan wacana pembentukan Pansus terkait pengadaan program Rumah DP Nol Rupiah yang digagas Sekretaris Komisi D Fraksi PDI-P, Pandapotan Sinaga.

Pandapotan menilai program rumah susun yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno dinilai belum menunjukkan hasil.

Bahkan menurut Pandapotan, Pemprov DKI Jakarta belum mengajukan kajian dan pemaparan mengenai rumah DP Nol Rupiah.

Kemudian Taufik menjelaskan, seharusnya pemerintah legowo atas program pengadaan rumah DP Nol Rupiah.

"Jadi saya kira mestinya sudahlah legowo. Kemudian kalau kita legowo maka menilai pemerintahan itu objektif. Mana yang perlu dikritisi mana yang tidak," kata Taufik.

Wow…!!! 5 Olahraga Ini Aneh Dan Unik
Trump Kecam Uni Eropa Terkait Denda untuk Google

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.