Walau Rasanya Pahit, Jus Pare Ternyata Miliki Manfaat untuk Kesehatan
ilustrasi

Walau Rasanya Pahit, Jus Pare Ternyata Miliki Manfaat untuk Kesehatan

Jumat, 5 Jul 2019 | 20:19 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Dalam dunia makanan, pare atau bitter melon sudah biasa dimasak di Indonesia. Meski memiliki rasa yang sangat pahit, pare kerap diolah menjadi aneka makanan seperti tumis, dibuat keripik, hingga dibuat menjadi jus yang diklaim memiliki banyak fungsi untuk tubuh. Nah, benarkah jus pare atau karela ini memiliki manfaat untuk tubuh?

Mengenal jus karela atau pare

Jus karela atau pare terbuat dari buah pare atau Momordica charantia. Buah yang dalam Bahasa Inggris dinamakan bitter melon ini terbagi menjadi dua jenis. Pertama jenis yang berasal dari Tiongkok dan yang kedua jenis yang berasal dari India. Secara bentuk keduanya hampir sama memiliki sedikit perbedaan.

Pare yang berasal dari Tiongkok warnanya tidak terlalu hijau dan sangat panjang. Kalau diberi pemberat di bawah buahnya, pare ini bisa sampai sepanjang 20 cm dan sangat besar. Secara rasa pare ini tidak terlalu pahit apalagi kalau diolah dengan benar dan kandungan airnya dibuang.

Pare dari India bentuknya sama, tapi tidak terlalu panjang dan cenderung lebih membulat. Pare ini memiliki warna lebih hijau dan rasanya cenderung lebih baik dari jenis sebelumnya. Kedua pare ini bisa digunakan untuk membuat jus karela meski yang berasal dari India yang paling sering digunakan.

Jus karela dibuat dengan cara menghancurkan pare menjadi lembut lalu disaring airnya. Beberapa orang tidak menyaring agar nilai gizinya tidak berkurang. Ada yang membuat jus tanpa tambahan apa-apa dan ada yang ditambah dengan garam atau lemon. Untuk resep jus karela yang benar, simak di akhir pembahasan artikel ini.

Informasi gizi dari pare

Sebelum melanjutkan pembahasan ke manfaat dari jus pare, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu, kandungan dari pare yang cukup lengkap dan nilai gizinya besar. Dari satu porsi pare mentah dengan ukuran sekitar 93 gram, nutrisi yang diberikan berupa karbohidrat 3,4 gram, serat 2,6 gram, dan protein 1 gram.

Selain makronutrisi yang akan membuat seseorang jadi kenyang dan memiliki energi, pare juga mengandung cukup banyak nutrisi lainnya seperti vitamin C hingga 95% kebutuhan harian, vitamin A, folat, seng, zat besi, dan potasium.

Dengan hanya mengamati kandungan nutrisi yang dimiliki oleh pare di atas kita bisa membuat sebuah kesimpulan kecil. Pare bisa membantu seseorang mengatasi masalah pencernaan karena memiliki serat yang tinggi. Selanjutnya vitamin A dan C bisa berguna untuk mengatasi radikal bebas.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...