Walau Sudah Orgasme Pria Tetap Saja Ereksi, Ini Penjelasannya

Rusmanto
Rusmanto

Walau Sudah Orgasme Pria Tetap Saja Ereksi, Ini Penjelasannya ilustrasi

Jenis Priapism pada Pria

Ada dua jenis priapism yang terjadi pada pria. Kondisi ini memiliki kemungkinan yang sama dan efek yang diberikan juga hampir mirip.

1. Ischemic Priapism

Priapism jenis ini adalah yang umum terjadi pada banyak pria di seluruh dunia. Darah di dalam penis tidak bisa keluar sehingga organ vital ini akan terus mengeras dan bagian glans atau kepalanya sedikit membengkak. Penis yang ada pada kondisi ini akan merasakan sakit saat disentuh.

Efek yang ditimbulkan oleh priapism ini tidak akan besar meski tetap mengganggu. Seseorang yang mudah mengalami priapism jenis ini umumnya dilarang menggunakan obat kuat. Kalau sampai menggunakan obat itu, gejala nyeri dan penis jadi sangat keras hingga terasa ingin meledakkan terus muncul.

2. Non-ischemic Priapism

Kondisi priapism jenis ini muncul karena ada trauma atau patah pada penis. Patahnya penis menyebabkan pembuluh darah robek dan mengalirkan banyak darah ke penis sehingga ukuran dari penis akan membesar. Kondisi ini biasanya tidak memberikan efek sakit meski penanganan harus segera dilakukan.

Trauma pada penis bisa terjadi saat pria jatuh dari kendaraan atau mengalami kecelakaan. Namun, yang paling sering terjadi adalah kecelakaan saat berhubungan badan. Pria salah melakukan penetrasi dengan benar dan menyebabkan penisnya jadi tertekuk dan akhirnya patah.

Apa Reaksi Kamu?