Wali Kota Amsterdam Minta Turis Hormati Pekerja Seks di Red Light District
Kawasan Red Light District, Amsterdam

Wali Kota Amsterdam Minta Turis Hormati Pekerja Seks di Red Light District

Selasa, 9 Jul 2019 | 15:55 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Kawasan lokalisasi di Amsterdam yang dikenal dengan nama Red Light District bakal mengalami perubahan besar-besaran. Femke Halsema, wali kota perempuan pertama di Amsterdam, telah mengusulkan empat proposal yang bertujuan melindungi pekerja seks.

Pekerja seks di kawasan tersebut rentan akan kondisi yang merendahkan martabat, mengatasi kejahatan, dan mengurangi dampak buruk pariwisata di kawasan lokalisasi De Wallen Amsterdam. Distrik De Wallen populer di kalangan turis karena toko-toko seks, kafe, dan keberadaan 330 rumah bordil. Seperti sudah menjadi rahasia umum bahwa beberapa kategori pekerja seks di Belanda telah legal sejak 1830, dan diakui sebagai profesi resmi pada tahun 1988.

Belakangan, muncul situasi yang semakin tidak nyaman bagi pekerja seks di sana, sebab turis berkamera lebih sering mengambil foto atau menonton dari luar toko. Hal ini dianggap Halsema bisa membuat malu bagi wanita yang sedang memajang dirinya di jendela toko.

"Bagi banyak pengunjung, pekerja seks telah menjadi daya tarik untuk dilihat. Dalam beberapa kasus ini disertai dengan perilaku yang mengganggu dan sikap tidak sopan terhadap pekerja seks di jendela," kata Halsema seperti yang dikutip dari CNN Travel pada Selasa (9/7).

image0
Courtesy of Feminist Current

Empat opsi yang telah diusulkan Halsema, termasuk menutup tirai di jendela sehingga pekerja seks tidak dapat terlihat dari jalan, mengecilkan jendela toko, memindahkan rumah bordil ke lokasi baru dan hotel khusus pekerja seks.

Pada bulan Maret, pemerintah kota Amsterdam mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri tur keliling kawasan lokalisasi. Hal ini terkait kekhawatiran mengenai pekerja seks yang diperlakukan sebagai objek wisata.

"Kami tidak menganggap pantas bagi wisatawan untuk melirik pekerja seks," kata anggota dewan kota Udo Kock, yang mengusulkan RUU tersebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...