Wali Kota New York: Tidak Ada Konser Musik Hingga 2021
Foto: Unsplash/Matthew Kalapuch

Wali Kota New York: Tidak Ada Konser Musik Hingga 2021

Sabtu, 18 Apr 2020 | 11:05 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Merebaknya virus corona di sejumlah negara menyebabkan beberapa aktivitas keseharian manusia terhenti. Salah satu kegiatan yang tak bisa dilakukan saat ini, yakni menggelar acara konser. Hal tersebut dilakukan agar tidak menciptakan kerumunan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sepertinya kegiatan konser akan terhenti hingga 2021 mendatang. Kabar tersebut disampaikan oleh Wali Kota New York, Bill de Blassio dan Wali Kota Los Angeles, Eric Garcetti. Kedua wali kota tersebut mengatakan kemungkinan konser musik tidak bisa digelar hingga tahun depan, karena penyeberan virus corona di Amerika Serikat yang tak kunjung mereda.

“Masih sulit membayangkan kita bersama-sama dalam jumlah ribuan orang dalam waktu dekat. Saya pikir, kita harus bersiap situasi terus seperti ini selama tahun ini,” ujar Garcetti kepada CNN.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh De Blassio yang mengaku tidak bisa membiarkan ribuan orang berkumpul dalam waktu dekat. Meskipun dia sendiri juga ingin memulai kembali semua kegiatan di wilayahnya.

“Saya ingin mengizinkan orang kembali bekerja, tentu. Saya ingin anak-anak kembali ke sekolah. Namun, saya rasa masih butuh waktu berbulan-bulan, dan saya tak ingin mengumpulkan 10 ribu, 20 ribu, 50 ribu orang di satu tempat. Itu benar-benar kebalikan dari social distancing,” katanya.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh kedua wali kota itu, tak lama setelah Gubernur California, Gavin Newsom mengatakan bahwa pertunjukan musik tidak akan bisa digelar di wilayahnya hingga vaksin corona ditemukan.

Ahli kesehatan publik Amerika Serikat, Zeke Emmanuel sempat memberikan peringatan kepada promotor untuk tidak menjadwalkan ulang festival mereka hingga akhir tahun ini.

“Perkumpulan besar, seperti konferensi, konser, acara olahraga, ketika orang ingin menjadwalkan ulang konferensi atau acara kelulusan menjadi Oktober 2020, saya rasa tidak mungkin. Secara realistis, mungkin paling cepat pada musim gugur 2021,” tutur Emmanuel.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...