Wall Street Berhasil Bangkit karena Saham Apple

Cincin Suryanto
Kamis, 13 Agustus 2015 09:25 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Kamis, 13 Agustus 2015 09:25 WIB
Image Wall Street Berhasil Bangkit karena Saham Apple

Saham-saham di Amerika Serikat (AS) dibuka rebound karena saham energi dan Apple bangkit kembali. Namun, pasar masih khawatir akan perlambatan ekonomi di China.

The S & P indeks energi (SPNY) naik 1,9 persen karena investor mengambil saham energi, didorong oleh bouncing di harga minyak dari posisi terendah enam tahun. Perusahaan energi telah mengalami pelemahan dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran tentang China, konsumen atas energi dan komoditas.

Saham Apple (AAPL.O) juga berbalik arah, setelah jatuh lebih dari 3 persen setelah sebelumnya ke level terendah sejak Januari. Apple naik 1,5 persen pada USD115,24 dan merupakan faktor positif terbesar untuk semua tiga indeks utama.

"China adalah kuda liar terbesar, meskipun akan melambat tetapi ada ada kebijakan untuk memperbaiki hal tersebut," kata wakil presiden senior di BB&T Wealth Management, Bucky Hellwig, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (13/8/2015).

Dow Jones Industrial Average turun 0,33 poin ke 17.402,51, S & P 500 naik 1,98 poin atau 0,1 persen ke 2.086,05 dan Nasdaq Composite menguat 7,60 poin atau 0,15 persen ke 5.044,39.

The S&P 500 membukukan tingkat tertinggi 52 minggu baru. Nasdaq mencatat 30 saham mencapai level tertinggi baru dan 120 mencapai level terendah. Sekitar 8,2 miliar saham berpindah tangan di bursa AS di atas rata-rata harian sepanjang bulan ini 7 miliar.

(cn)

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Hobi Baru Anies yaitu Plesiran ke Luar Negeri

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.