Wall Street Merosot Angkat Harga Emas

Wall Street Merosot Angkat Harga Emas

Sabtu, 16 Jan 2016 | 09:54 | Muchdi

WinNetNews.com - Harga emas naik hampir dua persen pada perdagangan Jumat pekan ini dipicu dolar Amerika Serikat (AS) melemah dan bursa saham tertekan. Sentimen itu mendorong kenaikan permintaan terhadap aset investasi lebih aman seperti emas.

Harga minyak berada di bawah US$ 29 per barel telah mendorong indeks saham utama di global jatuh. Hal itu dipicu kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan pasokan minyak berlebih.

“Anda berpeluang menghindari risiko dari tawaran investasi safe haven seperti emas. Karena ketika bursa saham menguat maka emas dapat kembali jatuh,” ujar Analis Standard Bank ICBC Tom Kendall.

Harga emas di pasar spot naik 1,06 persen menjadi US$ 1.089,03. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup naik US$ 17,10 menjadi US$ 1.090,70 per ounce. Pada penutupan perdagangan, harga emas naik 1,47 persen menjadi US$ 1.089,40.

“Kami telah memiliki awal baik untuk tahun ini. Harga emas berusaha konsolidasi dengan kisaran US$ 1.080-US$ 1.100,” kata Analis ActivTraders Carlo Alberto seperti dikutip dari laman CNBC, Jumat (16/1/2016).

Harga perak naik 1,18 persen ke level US$ 13,91 per ounce. Sedangkan Platinum turun 1 persen menjadi US$ 826,80.

Logam mulia mengalami kenaikan didorong dolar AS melemah. Dolar AS turun 0,5 persen terhadap sejumlah mata uang utama. Data ekonomi AS yaitu data penjualan ritel dan produksi industri pada Desember 2015 melemah dari perkiraan membuat dolar AS tertekan.

sumber dari Liputan6, Jakarta

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...