Wall Street Naik Akibat Pidato Yellen

Wall Street Naik Akibat Pidato Yellen

Pidato Gubernur Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) Janet Yellen telah memberikan sentimen positif terhadap pasar saham AS.

Dalam pidatonya Kamis (24/9/2015) malam waktu setempat, Yellen mengungkapkan, dirinya dan pembuat kebijakan Fed lainnya memastikan jika gejolak pasar ekonomi dan keuangan saat ini tidak akan mengubah arah kebijakan The Fed.

Melalui pidatonya, dia ingin mengurangi kekhawatiran pasar keuangan. Dia berharap, suku bunga AS akan dinaikkan tahun ini.

Selain itu, naiknya bursa saham AS terbantu oleh penguatan saham Nike (NKE.N) yang mencapai rekor tertinggi setelah target labanya melalmpaui ekspektasi.

Saham Nike naik 8,9% ke level US$ 125 per saham. Ini mendorong menguatnya bursa saham AS dan indeks S&P 500.

Indeks Bursa Saham Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (25/9/2015) ditutup naik 113,35 poin atau 0,7% ke level 16,314.67, sementara indeks S&P 500 turun 0,9 poin atau 0,05% ke 1,931.34 dan Nasdaq Composite turun 47,98 poin atau 1,01% ke 4,686.50.

Sebetulnya, pasar saham AS dalam keadaan bimbang pada Kamis (24/9/2015) ketika Yellen menyebut tentang kekhawatiran terkait melambatnya pertumbuhan global sebagai alasan utama menunda kenaikan suku bunga AS.