Wall Street Tergelincir Karena Akibat Aksi Jual Komiditas

Wall Street Tergelincir Karena Akibat Aksi Jual Komiditas

Wall Street kembali merosot jatuh pada Selasa waktu setempat, akibat aksi jual komoditas yang menyeret turun harga saham dan turunnya saham pemasok Volkswagen karena skandal produsen mobil asal Jerman tersebut.

Indeks S & P turun 1,8 persen, memimpin penurunan saham Newmont Mining (NEM.N) yang terkoreksi 6,3 persen menjadi US$15,59.

Pertumbuhan di China yang lambat dalam dua pekan terakhir juga menekan harga komoditas ke level terendah. Ditambah lagi, dengan harga tembaga dan logam industri yang merosot, serta harga minyak mentah yang ditutup turun.

Berita mengenai skandal Volkswagen yang melakukan kecurangan terhadap uji emisi kendaraan, turut memicu aksi jual global dalam pasar saham otomotif.

Saham pemasok Volkswagen, yaitu BorgWarner dan Delphi Otomotif (DLPH.N) melemah. Saham BorgWarner turun 7,6 persen menjadi US$39,37, Delphi kehilangan 3,6 persen menjadi US$74,44, dan saham Ford (FN) turun 2,8 persen menjadi US$13,92.

Dow Jones Industrial Average turun 179,72 poin, atau 1,09 persen ke level 16.330.47, S & P 500 kehilangan 24,23 poin atau 1,23 persen menjadi 1.942,74, dan Nasdaq Composite turun 72,23 poin atau 1,5 persen menuju 4.756,72.

Keputusan Fed minggu lalu untuk mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol, juga membuat investor mempertanyakan kapan bank sentral AS akan membuat langkah besarnya.

Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart, mengatakan pada Senin waktu setempat, kenaikan suku bunga tahun ini masih mungkin. Lockhart dijadwalkan untuk berbicara lagi pada Selasa. Gubernur Bank Sentral AS, Janet Yellen akan berbicara pada Kamis.

Ketidakpastian tentang suku bunga The Fed, serta kekhawatiran perlambatan ekonomi di China telah membuat investor menepi selama berminggu-minggu.