(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Wall Street Turun Lagi Kemaren

Rusmanto
Rusmanto

Wall Street Turun Lagi Kemaren

Wall Street kembali mengalami kejatuhan hingga hampir 3% karena kekhawatiran perlambatan ekonomi China.

"Faktanya kita lihat ada penurunan selama Agustus, dan ini terjadi lagi. Ketidakpastian soal China berlanjut, dan ini menimbulkan kekhawatiran," kata Analis, Mohannad Aama, dilansir dari Reuters, Rabu (2/9/2015).

Sektor manufaktur di China turun sepanjang Agustus. Data lain juga memperlihatkan adanya perlambatnya dari sektor manufaktur di AS.

Managing Director International Monetary Fund (IMF), Christine Lagarde juga mengatakan, pertumbuhan ekonomi dunia akan makin melambat dari yang diperkirakan beberapa bulan lalu dan ini menambah ketidak pastian dari perekonomian dunia.

Semua data perlambatan ini membuat harga minyak turun 7% lebih. Belum lagi ada ekspektasi, bank sentral AS yaitu Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan bunga acuannya September ini.

Dow Jones turun 2,84% menjadi 16.058,35. Indeks S&P 500 turun 2,96% menjadi 1.913,85. Sementara indeks Nasdaq turun 2,94% menjadi 4.636,11.

"Kami belum pernah melihat volatilitas seperti ini. Ini mengingatkan saya saat krisis terjadi di 2008-2009," kata Analis, Art Hogan. (jk)

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});