Wanita di California Ini Jatuh Koma Usai Gunakan Krim Wajah

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Wanita di California Ini Jatuh Koma Usai Gunakan Krim Wajah Ilustrasi (Popbela)

Winnetnews.com - Seorang wanita berusia 47 tahun asal California hampir mengalami koma setelah satu minggu ia menggunakan sebuah krim kecantikan. Pusat kesehatan Sacramento Country mengatakan kalau hal ini merupakan laporan pertama dalam kasus keracunan merkuri dari krim wajah di Amerika.

Anak dari wanita ini menceritakan pada afiliasi NBC KCRA di Scaramento mengenai kondisi ibunya yang sudah berada di Rumah Sakit sejak Juli lalu. Dia mengalami mati rasa pada tangan dan wajah, kesulitan bicara, dan mengalami masalah saat berjalan.

Awalnya, ia masih bisa merespon ucapan orang lain. Namun saat ini ia mengalami semi koma. Setelah dilakukan pemeriksaan, wanita ini diketahui memiliki lebih dari 500 kali lipat merkuri yang bisa diterima oleh tubuh manusia.

Dokter pun telah melakuakan pengecekan pada produk kosmetik yang menjadi penyebab wanita tersebut mengalami keracunan.

“Ketika mereka mendapatkan krim wajahnya, saat itu mereka menyadari kalau produk tersebut memiliki kandungan merkuri yang tinggi,” ujar sang anak, seperti dikutip dari NBC News.

Methymercury merupakan jenis merkuri yang sangat berbahaya.

Wanita ini mengaku menggunakan produk krim perawatan wajah dari merek Pond’s. Namun, ia tidak membelinya di toko, melainkan menggunakan jalur “informal” yang mengimpornya dari Meksiko.

“Tipe krim wajah ini biasa digunaka oleh pemilik wajah yang lebih cerah dan untuk menghilangkan noda hitam serta keriput,” ungkap pekerja kesehatan. “Merkuri tidak berasal dari pihak Pond’s, melainkan dari orang lain yang membeli dan kemudian menjualnya kembali,” imbuhnya.

“Kami tidak menggunakan merkuri dalam produk kami. Kami menanggapi kasus ini secara serius dan saat ini sedang bekerja sama dengan pemilik retail untuk memastikan segala produk kami tetap utuh dan aman untuk digunakan mulai dari pengiriman hingga di rak penjualan,” jelas perwakilan Pond’s kepada NBC News.

“Penjualan produk ilegal, dan mengatasnamakan pada pihak tertentu seharusnya mendapatkan perhatian khusus,” tambah mereka.

Merkuri diketahui dapat memasuki sistim syaraf pada tubuh manusia dan menyebabkan kerusakan parah. Bahkan, obat yang diberikan oleh Rumah Sakit pun tidak mampu melemahkan kandungan merkuri yang masuk ke tubuh.

Saat ini, pemerintah dan pusat kesehatan Sacramento telah mengkapanyekan bahaya dari krim wajah yang mengandung merkuri.

Di California sendiri, telah terjadi lebih dari 60 kasus keracunan dalam sembilan tahun terakhir yang berkaitan dengan merk dagang asing, tidak berlabel atau krim produk rumahan yang mengandung beragam jenis zat berbahaya mulai dari merkuri, kloridan dan kalomel beracun.

Departemen Kesehatan Umum California mengatakan bahwa penjualan produk krim kulit yang mengandung 1 ppm atau banyak merkuri di Amerika Serikat, merupakan tindakan ilegal.

Apa Reaksi Kamu?