Wanita Tidak Menyusui, Risiko Kena Kanker Payudara Meningkat

Rusmanto
Rusmanto

Wanita Tidak Menyusui, Risiko Kena Kanker Payudara Meningkat ilustrasi
Winnetnews.com -  Menyusui tak hanya tentang memberikan ASI bagi bayi demi memastikan pertumbuhan dan kesehatannya. Dalam realitanya, ada banyak manfaat kesehatan lain yang bisa didapatkan dari menyusui, yakni menurunkan risiko terkena kanker payudara.

Kaitan Antara Menyusui dengan Risiko Kanker Payudara

Pakar kesehatan Ahmad Utomo dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menyebut jika wanita tidak pernah menyusui hingga usianya 35 tahun, maka risiko untuk terkena kanker payudara bisa meningkat dengan signifikan.

“Sebenarnya, penyebab kanker adalah mutasi genetik. Penyebabnya bisa berasal dari berbagai macam faktor. Ada yang berasal dari faktor luar, ada juga yang berasal dari dalam. Sebagai contoh, paparan buruk radikal bebas bisa menjadi pemicunya. Masalahnya adalah di usia lebih dari 30, bisa jadi paparannya lebih banyak dan bisa membuat risiko terkena penyakit ini naik dengan signifikan,” ucap Ahmad.

Sebagai informasi, kanker payudara cenderung lebih sering menyerang wanita dengan usia kurang dari 50 tahun. Karena alasan inilah wanita dewasa memang sebaiknya menjaga gaya hidup sehat demi mencegahnya. Selain itu, jika memang sudah melahirkan anak, sebaiknya menyusuinya demi membantu mencegah datangnya penyakit ini.

“Menyusui sebenarnya bisa menjadi detoks alami yang bisa mencegah datangnya kanker payudara. Jika sampai ada wanita yang menunda kehamilan hingga usia 35 tahun, dikhawatirkan gen-gen yang termutasi di dalam payudara berkembang menjadi kanker,” terang Ahmad.

Apa Reaksi Kamu?