Wapres Ingin Pilkada Serentak Damai

Wapres Ingin Pilkada Serentak Damai

WinNetNews.com - Wapres ingin Pilkada serentak damai. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menghimbau agar demokrasi tetap dijaga dengan tidak menyulut konflik.

Hal itu disampaikan JK saat membuka Election Visit Program for Head of Regional Election 2015 di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (8/12) seperti dilansir Beritasatu.

"Saya harap ini menjadi bagian yang baik bahwa demokrasi di Indonesia dapat dijaga tanpa konflik," kata JK.

Meskipun, lanjutnya, aparat kepolisian pasti tetap berjaga di seluruh TPS (Tempat Pemungutan Suara). Dengan tujuan, menjaga ketertiban jalannya pemungutan suara.

Lebih lanjut, diharapkan JK, dengan adanya program pemantauan oleh sejumlah elemen asing ini, bisa menunjukkan bahwa demokrasi di Tanah Air berjalan secara transparan.

Sekaligus, tambahnya, diharapkan mampu menunjukkan bahwa pemungutan suara terbanyak mampu berjalan tanpa konflik atau kerusuhan. Mengingat, 269 pilkada dilakukan sekaligus.

 

Sementara itu, khusus untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), JK berpesan agar mampu menjaga netralitas. Dengan tugas berat yang harus ditanggung, yaitu memastikan 269 pilkada berjalan lancar, pada esok hari.

"Saya berterima kasih pada KPU (Komisi Pemilihan Umum) karena menjamin netralitas yang baik. Demokrasi hanya bisa berjalan apabila dilaksanakan lembaga yang netral independen dan kredibel," pesan JK.

Sebagai penutup, JK menjelaskan bahwa pilkada serentak dipilih, dalam rangka efisiensi anggaran. Mengingat, pemilihan kepala daerah bisa terjadi setiap dua minggu sekali sehingga cenderung boros.

Bahkan, dikatakannya pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2019, akan dilakukan bersamaan guna menghemat anggaran.

Secara terpisah, Ketua KPU, Husni Kamil Manik melaporkan bahwa peserta visit election program ini terdiri dari penyelenggara pemilu dari luar negeri, di antaranya Malaysia, Thailand, Srilangka, Bangladesh, Tunisia, Palestina, Korea Selatan, Australia. Kemudian, dari kedutaan besar negara sahabat, serta dari lembaga pemerhati dan penggiat pemilu nasional dan internasional.

Turut dilibatkan juga rektor dari sejumlah universitas dan dari Kementerian/Lembaga terkait.

Para peserta tersebut, jelas Husni, akan melakukan kunjungan dan pemantauan ke sejumlah TPS di daerah Tangerang Selatan (Tangsel).

"Mudah-mudahan dalam kunjungan ini, dapat menjelaskan kepada semua peserta apa yang telah kita lakukan dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu secara umum di Indonesia dan khususnya pemilihan kepala daerah," kata Husni.

Dalam kesempatan tersebut, Husni juga meminta dukungan agar pilkada besok dipastikan berjalan dengan baik dan lancar.