Warga Australia Terancam Krisis Kesehatan Mental Akibat COVID-19
detikcom

Warga Australia Terancam Krisis Kesehatan Mental Akibat COVID-19

Rabu, 15 Sep 2021 | 10:00 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Penduduk Australia terancam mengalami krisis kesehatan mental akibat lockdown berkepanjangan. Para pakar di Australia pun khawatir hal ini menjadi 'pandemi bayangan' di negaranya.

Ahli kesehatan mental di University of Melbourne, Patrick McGorry, mengatakan krisis kesehatan mental bisa menjadi dampak sekunder dari pandemi COVID-19 di Australia. Menurutnya, kondisi ini sangat rentan terjadi pada kelompok usia muda.

"Ini adalah ancaman besar bagi kesehatan mental kita," kata McGorry, dikutip dari Channel News Asia.

"Kehilangan rasa aman, harus menghadapi ketakutan akan virus, kehilangan banyak hal lain dalam hidup kita seperti kemampuan untuk berolahraga, bergaul dengan orang lain, serta membangun peran sosial, memiliki peran profesional, atau peran kerja, ini benar-benar tantangan besar bagi kita semua," jelasnya.

Contohnya di New South Wales, Australia, terjadi peningkatan 49 persen anak-anak berusia 12-17 tahun yang datang ke unit gawat darurat (UGD) rumah sakit karena mengalami gangguan pikiran untuk melukai diri sendiri atau ingin bunuh diri, dibandingkan dengan tahun 2019.

Kini lockdown berkepanjangan untuk mengekang penularan virus Corona telah menambah 'beban mental' mereka. Seorang warga bernama Alex mengatakan ia sampai kesulitan mendapatkan tempat untuk belajar.

"Karena semua hal ditutup, itu berarti saya tidak punya tempat untuk belajar dan karena kerasnya peraturan saat ini, keinginan saya untuk mandi jadi hilang, kemampuan saya untuk mencuci pakaian telah hilang," ucap Alex yang merupakan seorang tunawisma.

Untuk mencegah hal ini menjadi semakin besar, pemerintah Australia telah menyiapkan klinik kesehatan mental dan hotline bagi warganya yang membutuhkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Corona Belum Terkendali, Warga Australia Terancam 'Kena Mental'"
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...