Waspada, Ini 5 Dampak Buruk Keseringan Makan Pasta
Foto: Pexels/Lisa Fotios

Waspada, Ini 5 Dampak Buruk Keseringan Makan Pasta

Senin, 22 Feb 2021 | 17:10 | Nurul Faradila
Winnetnews.com -  Pasta adalah salah satu jenis makanan yang banyak disukai oleh masyarakat. Mulai dari spaghetti hingga fettucini, sering disantap karena dirasa mengenyangkan dan rasanya yang nikmat.

Meskipun enak, tapi perlu diingat kalau mengonsumsi pasta terlalu banyak, juga bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan. Jika kamu mengonsumsi lebih dari semangkuk pasta, maka kamu kemungkinan besar akan mengalami lima dampak buruk ini.

Risiko diabetes

Mengutip Eat This, terdapat banyak faktor yang menyebabkan seseorang terkena diabetes, seperti riwayat keluarga dan gaya hidup. Menurut beberapa penelitian, diet tinggi karbohidrat dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes.

Pasta tradisional merupakan sumber karbohidrat, makan dalam porsi besar dan terlalu sering, dapat membuat tubuh dipenuhi dengan banyak karbohidrat. Ini tentunya bisa membahayakan tubuh kamu.

Kehilangan nutrisi

Jika kamu mengonsumsi pasta beberapa kali dalam seinggu, maka terdapat kemungkinan kamu akan kekurangan variasi dalam makanan dan nutrisi utama. Alih-alih makan yang sama berulang kali, coba pastikan vitamin dan mineral yang dibutuhkan sudah tercukupi.

Kamu bisa mencoba pasta berbahan dasar kacang untuk mendapatkan lebih banyak serat dan protein dalam makanan.

Meningkatkan risiko penyakit jantung

Jika kamu mmeilih variasi pasta putih, kamu mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, jika dikonsumsi terlalu sering. Dalam salah satu penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemology, pola makan tinggi karbohidrat, yaitu dari biji-bijian olahan, dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Tekanan darah meningkat

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Metabolism, kebiasaan makan karbohidrat olahan, seperti pasta olahan, dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah.

Tekanan darah yang tinggi membuat kamu berisiko terkena penyakit jantung. Oleh karena itu, disarankan untuk konsumsi pasta sesekali saja, agar tekanan darah tetap terjaga.

Berat badan naik

Makan pasta tidak otomatis membuat berat badan naik. Tapi jika terlalu sering, maka hal tersebut bisa saja terjadi.

Satu porsi pasta dianggap sebanyak ½ cangkir, namun banyak orang yang makan lebih banyak dari itu, apalagi jika sedang berada di restoran. Makna pasta terlalu banyak dapat menyebabkan kamu mengonsumsi terlalu banyak kalori dan akhirnya membuat berat badan naik.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...