Waspadai Bila ada Keloid yang Muncul Secara Tiba-tiba

Rusmanto
Rusmanto

Waspadai Bila ada Keloid yang Muncul Secara Tiba-tiba ilustrasi
Winnetnews.com -  Keloid adalah bekas luka yang tumbuh secara berlebihan sehingga tampak lebih timbul dibandingkan permukaan kulit di sekitarnya. Jaringan keloid biasanya muncul setelah kulit pulih dari luka, tetapi ada pula keloid yang muncul secara tiba-tiba.

Jaringan keloid dapat mengganggu penampilan karena terlihat menebal dengan warna yang berbeda. Lantas, apa sebenarnya yang membuat keloid muncul bahkan tanpa luka sebelumnya?

Penyebab keloid yang muncul tiba-tiba

Pembentukan keloid merupakan respons agresif tubuh Anda ketika mengalami cedera atau luka. Pemicunya dapat berasal dari luka sayatan, operasi, terbakar, jerawat, cacar, tindik, dan suntikan vaksin.

Kasus keloid yang muncul secara spontan sangatlah jarang. Bahkan, kebenaran mengenai kondisi ini masih menjadi perdebatan. Pasalnya, belum dapat dipastikan apakah keloid memang dapat terbentuk tanpa luka sama sekali atau tidak.

Namun, sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Dermatology menemukan suatu titik terang. Peserta penelitian yang memiliki keloid tanpa luka sebelumnya ternyata memiliki penyakit genetik atau pernah mengonsumsi sejenis obat.

Berikut adalah beberapa kondisi terkait keloid yang muncul tiba-tiba:

1. Bethlem myopathy

Bethlem myopathy adalah penyakit genetik langka yang menyerang otot rangka dan jaringan ikat. Penyakit ini membuat otot dan persendian menjadi lemah sehingga pasien akhirnya akan membutuhkan alat bantu gerak.

Ciri utama Bethlem myopathy antara lain lemahnya otot lengan dan kaki bagian atas, kelebihan produksi keratin pada folikel rambut, serta pembentukan jaringan keloid. Penderita juga memiliki otot lengan bawah yang terus berkontraksi dan tampak pendek.

2. Rubinstein-Taybi syndrome

Rubinstein-Taybi syndrome adalah penyakit genetik yang ditandai dengan postur tubuh pendek, gangguan kecerdasan, serta ibu jari yang lebar.

Penderitanya pun berisiko lebih tinggi terkena tumor, baik yang dapat berkembang menjadi kanker maupun tidak.

Keloid yang muncul tiba-tiba pada penderita Rubinstein-Taybi syndrome bisa jadi merupakan tumor. Oleh sebab itu, orang yang memiliki keloid tanpa pernah mengalami luka disarankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Apa Reaksi Kamu?