Waspadai Efek Samping Makan Pepaya Terlalu Banyak

Rusmanto
Rusmanto

Waspadai Efek Samping Makan Pepaya Terlalu Banyak ilustrasi

Winnetnews.com - Pepaya dianggap sebagai salah satu buah lokal yang paling baik bagi kesehatan. Selain rasanya yang manis, pepaya juga tinggi kandungan serat yang bisa membantu menyehatkan saluran pencernaan. Banyak orang yang sengaja mengonsumsinya banyak-banyak demi mendapatkan manfaatnya. Padahal, menurut pakar kesehatan, terlalu banyak makan pepaya ternyata juga tidak sehat.

Memang, di dalam buah pepaya terdapat kandungan serat yang mampu memenuhi 10 persen kebutuhan serat harian, namun pepaya juga memiliki senyawa lain yang tidak baik bagi kesehatan. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi pepaya yang belum matang, maka kita akan mengonsumsi senyawa lateks yang bisa menyebabkan dampak buruk bagi siklus menstruasi wanita dan menurunkan sperma pada kaum pria.

Berikut adalah dampak-dampak buruk makan pepaya dengan berlebihan.

  1. Memicu gula darah rendah

    Pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi pepaya yang telah difermentasi bisa memicu penurunan kadar gula darah dengan drastis. Banyak orang yang menganggap hal ini sebagai sesuatu yang normal mengingat kadar gula darah yang tinggi bisa memicu diabetes. Padahal, dalam realitanya kadar gula darah yang terlalu rendah akan kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas karena tidak adanya sumber energi yang cukup.

    Tak hanya tubuh yang lemas dan kelaparan, kadar gula darah yang rendah membuat kita sulit berpikir dan berkonsenstrasi. Bahkan, bisa jadi kita akan jatuh pingsan akibat hal ini.
     
  2. Menyebabkan gangguan pernapasan

    Kandungan papain di dalam pepaya ternyata termasuk dalam alergen atau pemicu reaksi alergi. Memang, enzim ini tidak akan menyebabkan dampak buruk bagi banyak orang, namun bagi mereka yang menderita asma, bisa jadi kandungan ini akan memicu munculnya gejala sesak napas yang berbahaya.
     
  3. Meningkatkan risiko terkena batu ginjal

    Di dalam pepaya terdapat kandungan vitamin C yang tinggi. Sebenarnya, kandungan vitamin C bisa memberikan manfaat positif bagi sistem kekebalan tubuh. Masalahnya adalah jika dikonsumsi dengan berlebihan, bisa jadi keberadaan vitamin ini bisa menyebabkan efek kurang sehat. Salah satunya adalah meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal.
     
  4. Gangguan lambung

    Terlalu banyak mengonsumsi pepaya bias menyebabkan dampak buruk seperti munculnya gangguan lambung atau bahkan masalah pencernaan lainnya. Meskipun kandungan serat di dalam pepaya baik bagi pencernaan, terlalu banyak mengonsumsinya memang bisa memberikan dampak yang tidak sehat.
     
  5. Masalah kesehatan pada kulit

    Salah satu dampak yang unik dari terlalu banyak makan pepaya adalah berubahnya warna kulit, khususnya di bagian telapak tangan. Perubahan warna ini menjadi lebih kekuning-kuningan. Pakar kesehatan menyebut kondisi ini sebagai karotenemia.

    Karotenemia disebabkan oleh tingginya kandungan betakaroten yang ada di dalam pepaya. Meskipun kandungan ini sebenarnya baik bagi kesehatan mata, terlalu banyak mengonsumsinya bisa menyebabkan perubahan warna kulit.
     
  6. Gangguan kesuburan

    Sebagaimana disebutkan sebelumnya, terlalu banyak mengonsumsi pepaya memang bisa mempengaruhi kesuburan seseorang dengan signifikan. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan lateks di dalamnya. Karena alasan inilah ibu hamil biasanya diminta untuk menghindari pepaya muda demi mencegah keguguran. Hanya saja, khusus untuk pepaya yang sudah matang, buah ini justru bisa memberikan manfaat bagi ibu hamil asalkan dikonsumsi dengan jumlah yang wajar, bukannya berlebihan.
     

Sebenarnya, pepaya termasuk dalam buah yang bisa membuat jantung lebih sehat, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan risiko terkena penyakit degeneratif layaknya alzheimer. Hal ini berarti, kita memang sebaiknya cermat dalam mengonsumsi buah ini demi mendapatkan manfaatnya dengan maksimal.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di doktersehat.com dengan judul "6 Dampak Makan Pepaya Terlalu Banyak bagi Tubuh"
 

Apa Reaksi Kamu?