Waspadai Komplikasi Infeksi Penyakit Gusi Saat Pandemi
ilustrasi

Waspadai Komplikasi Infeksi Penyakit Gusi Saat Pandemi

Sabtu, 10 Apr 2021 | 07:00 | Rusmanto

Komplikasi infeksi penyakit gusi yang mungkin terjadi

image1

Masalah pada rongga mulut, seperti penyakit gusi dapat memengaruhi kesehatan dan menyebabkan risiko komplikasi kesehatan. Berikut komplikasi gusi yang terinfeksi jika dibiarkan:

1. Gangguan pernapasan

Kuman yang terdapat di dalam gusi dapat masuk ke dalam paru-paru dan menimbulkan infeksi gangguan pernapasan. Journal of Medicine and Life menjelaskan, kumpulan kuman pada plak gigi dan infeksi gusi dapat masuk ke dalam sistem pernapasan. Kuman yang masuk dapat meradang dan menginfeksi paru-paru.

Gangguan sistem pernapasan yang mungkin terjadi antara lain pneumonia, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), serta emfisema. Namun, peneliti mengatakan hal ini bisa diatasi dengan menjaga kesehatan oral secara rutin untuk menghindari masalah gigi dan gusi yang berdampak pada kesehatan paru-paru.

2. Gangguan kardiovaskuler

Penyakit gusi juga memicu komplikasi gangguan kardiovaskular. Peradangan pada penyakit gusi dapat membebani tubuh dan meningkatkan risiko pembentukan plak pada arteri.

Harvard Health Publishing menjabarkan penjelasan Dr. Hatice Hasturk, seorang periodontis dari Harvard-affiliated Forsyth Institute, organisasi penelitian non profit yang fokus pada kesehatan oral. Dr. Hasturk bersama rekan peneliti lainnya melakukan uji penelitian pada seekor kelinci yang diberi makanan tinggi kolesterol. Saat diteliti, kelinci tersebut mengalami infeksi penyakit gusi.

Peneliti juga mengatakan, “beban” peradangan pada gusi memicu aterosklerosis atau penyempitan dan pengerasan pembuluh arteri akibat timbunan plak pada dinding arteri pada kelinci percobaan. Mereka mengatakan, kelinci juga memiliki risiko tinggi pada serangan jantung.

Peradangan pada gusi secara tidak langsung bisa berdampak pada komplikasi kardiovaskular. Namun, yang perlu dicatat bahwa tak semua orang yang mengalami gangguan kardiovaskular memiliki masalah gusi.

3. Rematik

Penyakit gusi yang parah dapat memicu komplikasi seperti rematik. Hal ini disebabkan peradangan pada gusi dapat mendorong adanya peradangan rematik (rheumatoid arthritis), yakni peradangan sendi akibat respon imun.

Komplikasi ini dapat dicegah dengan memperhatikan kebersihan oral setiap hari, sehingga masalah gigi dan gusi dapat dihindari.

4. Sulit mengontrol gula darah pada diabetesi

Komplikasi lainnya dari infeksi gusi adalah sulitnya mengontrol gula darah pada diabetesi. Berdasarkan jurnal Diabetologia, peradangan infeksi gusi dapat meningkatkan aktivitas sitokin dan mempengaruhi kekebalan tubuh, sehingga kerja tubuh pun terganggu.

Hal ini berdampak pada sulitnya pengendalian gula darah pada diabetesi. Bila diabetesi mengalami periodontitis berat, bisa saja mengalami gangguan organ lainnya, seperti penyakit ginjal.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...