(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waspadai Pelemahan Ekonomi China

Rusmanto
Rusmanto

Waspadai Pelemahan Ekonomi China

WinNetNews.com - China mencatatkan pertumbuhan ekonomi 6,9% sepanjang kuartal III-2015. Angka ini merupakan yang terendah, sejak krisis keuangan global terjadi di 2009 lalu.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo menilai, capaian 6,9% memang lebih baik dari yang diperkirakan para investor. Agus berharap ekonomi China terus membaik, dan berpengaruh terhadap ekonomi negara kawasan.

Ada beberapa hal yang perlu diantisipasi terkait dengan perekonomian China yang akan berdampak terhadap Indonesia. Selain perlambatan, juga patut diwaspadai rencana China, yang menginginkan yuan jadi mata uang Internasional.

"Kami masih mengantisipasi ekonomi China yang besar dan rencana China yang menginternasionalisasi mata uang yuannya sebagai faktor yang perlu diwaspadai," ujarnya.

Dari perlambatan ekonomi China, Agus memproyeksikan, ekonomi Indonesia masih tumbuh seperti yang diperkirakan sebelumnya. Selama 2015 akan terealisasi pada rentang 4,7-5,1%.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});