(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

(Jum'at, 20-Nov-2015) Waterfront Securities Indonesia : Daily Update

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

(Jum'at, 20-Nov-2015) Waterfront Securities Indonesia : Daily Update

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 19 November 2015 ditutup menguat 0,47% pada level 4518. Sektor pertambangan mengalami kenaikan terbesar. Sektor aneka industri merupakan satu-satunya sektor yang melemah. Investor asing net sell Rp66 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah tipis akibat pelemahan saham sektor kesehatan ditengah kenaikan saham sektor teknologi. Pelemahan pada saham sektor kesehatan dipicu oleh prospek laba saham UnitedHealth yang dibawah estimasi. Sedangkan kenaikan saham sektor teknologi dipimpin oleh penguatan pada saham Intel setelah mengumumkan kenaikan dividen. Pasar juga masih mencermati potensi kenaikan Fed Fund Rate pada bulan depan. Data initial claims pekan lalu menunjukkan mengalami penurunan, yang semakin menambah indikasi kuatnya pasar tenaga kerja AS yang meningkatkan potensi kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan depan. Pasar meyakini The Fed akan menaikkan bunga pada bulan depan, namun pasar masih bersikap menunggu akan tahap kenaikan suku bunga berikutnya pada tahun depan. Jika kenaikan bunga tahun depan secara bertahap dan terukur,maka pasar akan kembali reli pada tahun depan. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan akan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 4452 – 4546

 

News & Analysis

CMNP Anggarkan Capex Rp2,96 Triliun

PT Citra Marga Nushapala Persada Tbk (CMNP) memperkirakan akan menghabiskan dana belanja modal sebesar Rp1,17 triliun. Dana tersebut menurun dibandingkan dibanding jumlah dana yang dicanangkan perseroan pada awal tahun yang mencapai Rp4,98 triliun. Dana tersebut telah digunakan untuk pengerjaan proyek tol Depok-Antasari, yang saat ini sudah mencapai 20%. Sedangkan untuk tol Soreang-Pasir Koja, saat ini pembebasan lahan yang dilakukan perseroan sudah mencapai 90% dari total keseluruhan proyek. Pada tahun depan, CMNP akan menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp2,96 triliun. Dana tersebut pengalokasian dibagi menjadi dua yakni, capex rutin dan non rutin. Untuk capex rutin Rp48,18 miliar, sedangkan capex non rutin Rp2,92 triliun.

APLN Akan Revitalisasi Plaza Kenari Mas

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) berkomitmen untuk mengubah Plaza Kenari Mas menjadi pusat perbelanjaan modern. Pasalnya, potensi yang cukup besar menjadi alasan APLN melakukan revitalisasi gedung Plaza Kenari Mas agar lebih nyaman. Revitalisasi gedung ini diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp 80 miliar hingga Rp 100 miliar. Saat ini sudah berjalan, dan diestimasi akan selesai pada kuartal I tahun 2016. Hingga saat ini sudah ada sekitar 1.500 hingga 2.000 tenant. Jika revitalisasi selesai, diharapkan akan ada tambahan tenant sebanyak 2.000 hingga 2.500.

MITI Jual Tambang Granit Di Riau

PT Mitra Investindo Tbk (MITI) telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat pada 16 November 2015 dengan PT Sanmar Mekar Abadi (SMA). Hal itu terkait rencana pengalihan tambang granit yang terletak di Desa Bukit Piatu, Kabupaten Bintan, Riau. Pengalihan ini terdiri atas penjualan semua peralatan tambang yang dimiliki perseroan, penjualan tanah dan lokasi tambang serta pengalihan seluruh karyawan perseroan. Lisensi tambang granit yang diberikan oleh pemerintah akan berakhir pada 20 Mei 2019 dan tidak ada jaminan bahwa lisensi tersebut akan diperpanjang. Nilai transaksi penjualan meliputi pembayaran tunai Rp39 miliar dan pembayaran tunai dari jumlah yang sesuai dengan 70% dari jumlah saldo akumulasi Dana Jaminan Pemeliharaan Lingkungan yaitu dengan saldo akumulasi sebesar Rp11,07 miliar.

MAPI Akan Bayar Bunga Obligasi Rp18,13 Miliar

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyiapkan dana pembayaran bunga obligasi berkelanjutan I MAPI Tahap II Tahun 2014 yang ke-7. Total nilai pembayaran bunga untuk seri A dan seri B sebesar Rp18.132.500.000. Pembayaran bunga seri A sebesar Rp10.082.500.000 dan pembayaran bunga seri B sebesar Rp8.050.000.000. Obligasi seri A MAPI senilai Rp370 miliar dengan bunga 10,9% dan obligasi seri B sebesar Rp280 miliar dengan bunga 11,5%.

BACA Akan Rights Issue Pada Rp102/lembar

PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas III dalam rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada para pemegang sahamnya. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 777.065.452 saham dengan nominal Rp100 per saham dengan harga pelaksanaan Rp102 per lembar. Setiap pemegang 81 saham yang namanya tercantum hingga 3 Desember 2015 berhak atas 8 HMETD dimana 1 HMETD berhak membeli 1 saham baru perseroan dengan harga Rp102 sehingga total dana yang diraih Rp79,26 miliar. Cum di pasar reguler 30 November dan periode perdagangan 7-11 Desember 2015.

BMTR Akan Bentuk Anak Usaha Baru Menjadi Holding Media

Grup MNC akan merestrukturisasi perusahaannya. PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berencana membentuk anak usaha yang diberi nama PT Sky Vision Network (SVN) pada tahun depan. SVN juga akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). BMTR akan mengundang investor asing untuk masuk ke SVN melalui IPO tersebut. Saat ini, BMTR telah melakukan pembicaraan dengan beberapa mitra strategis. Saham yang akan dilepas ke investor asing itu hanya akan berkisar di 5%. Nantinya, SVN akan menjadi induk dari perusahaan media berbasis pelanggan Grup MNC

 

Stock Pick

BBTN

Terlihat kuat pada level support diharga 1220, kemarin BBTN ditutup menguat pada level 1240.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1255

BMRI

Terlihat kuat pada level support diharga 8500, kemarin BMRI ditutup menguat pada level 8625.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 8725

BBRI

Terlihat kuat pada level support diharga 10750, kemarin BBRI ditutup menguat pada level 10950.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 11050

BBNI

Terlihat kuat pada level support diharga 4875, kemarin BBNI ditutup menguat pada level 5025.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5100

INDF

Terlihat kuat pada level support diharga 5500, kemarin INDF ditutup menguat pada level 5650.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5750

WIKA

Terlihat kuat pada level support diharga 2800, kemarin WIKA ditutup menguat pada level 2835.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2865

PTPP

Terlihat kuat pada level support diharga 3780, kemarin PTPP ditutup menguat pada level 3845.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3885

 

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

 

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2015

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});