Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Jum'at, 22-Jan-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Jum'at, 22-Jan-2016 )

Jumat, 22 Jan 2016 | 08:05 | Cincin Suryanto

 Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari Kamis 21 Januari 2016 ditutup melemah 0,31% pada level 4414. Sektor perdagangan mengalami pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp110,2 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat moderat yang dipicu oleh reboundnya harga minyak mentah. Selain itu sentimen positif juga berasal dari pernyataan Presiden ECB yang mendorong optimisme akan adanya stimulus tambahan. Harga minyak mentah menguat setelah data cadangan minyak strategis AS ternyata mengalami kenaikan tidak sebanyak yang diperkirakan sebelumnya. ECB mempertahankan suku bunganya dan menyatakan akan mengkaji dan kembali moneternya paling cepat bulan Maret. Sebelumnya pasar memprediksi kemungkinan ECB tidak akan memangkas suku bunganya sebelum bulan Juni. ECB khawatir terhadap ekonomi China dan negara berkembang, serta gejolak harga komoditas dan geopolitik. Penguatan indeks dipicu oleh kenaikan pada saham sektor telekomunikasi, energi dan konsumer. Namun pasar memprediksi kenaikan indeks tidak akan berlangsung lama karena masih terdapat sentimen negatif dari perlambatan ekonomi China dan penurunan harga minyak mentah. Untuk bursa Indonesia diperkirakan hari ini mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4381 - 4452.

News & Analysis

FMII Akan Bangun Pergudangan di Surabaya

PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) terus memaksimalkan lahan yang dimilikinya. Setelah mengerjakan dua proyek di Surabaya Barat yakni perumahan dan pergudangan, perseroan akan menggarap pergudangan dan industri di kawasan Tambak Sawah, dekat Juanda Surabaya. Pergudangan yang baru ini memiliki konsep lebih ekslusif dan berkelas. Ukurannya juga lebih besar dari biasanya. Oleh karena itu perseroan mengalokasikan dana investasi sekitar Rp170 miliar untuk pengembangan Fortune Business & Industrial Park tersebut. Lahan tersebut direvitalisasi oleh perseroan, karena saat ini industri sepatu sudah tidak berproduksi lagi. Lahannya digunakan untuk pergudangan dan industri.

HMSP Berencana Perbesar Pangsa Pasar

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) berencana melakukan penetrasi pasar rokok tahun ini. HMSP diperkirakan menguasai sepertiga dari penjualan rokok di Indonesia dan merupakan penyumbang pendapatan terbesar dari pemegang saham utamanya Phillip Morris International. Tahun lalu, HMSP meluncurkan rokok U Bold di 10 kota di Indonesia. HMSP harus bersaing dengan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan Djarum Group di pasar rokok Indonesia.

BSIM Berencana Rights Issue

PT Bank Sinar Mas Tbk (BSIM) berencana melakukan Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) disertai dengan waran seri III. Rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD sebanyak-banyaknya 1.100.000.000 saham baru dengan nominal Rp100 disertai waran seri III tidak lebih dari 35% dari jumlah saham atau sebanyak-banyaknya 4.900.000.000 juta lembar. Perseroan akan menggelar RUPS Luar Biasa pada 29 Februari 2016 guna mendapatkan persetujuan pemegang saham. Adapun cum dan ex di pasar reguler/negosiasi dijadwalkan 4-9 Mei 2016, di pasar tunai 11-12 Mei 2016 dengan periode perdagangan 13-26 Mei 2016.

JSMR Akan Operasikan 660 Km Jalan Tol

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan mengoperasikan jalan tol sepanjang 660 km pada tahun ini, menyusul akan dioperasikannya tiga ruas tol baru, yaitu Semarang-Solo ruas Bawen-Salatiga, Solo-Ngawi ruas Kartasuro-Sragen, dan Surabaya-Mojokerto ruas Krian-Mojokerto. Panjang ketiga ruas tol yang akan dioperasikan perusahaan itu sepanjang 70 km. Perseroan menyiapkan belanja modal sekitar Rp13,86 triliun tahun ini yang sebagian besar akan digunakan untuk investasi pembangunan tol-tol baru.

SIAP Cari Dana USD10 Juta Untuk Ekspansi

PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) pada tahun ini mengubah strategi pendanaan dan ekspansi perusahaan, di antaranya bekerja sama dengan perusahaan private equity untuk memperoleh dana sebesar USD10 juta untuk ekspansi. Strategi baru tersebut dijalankan seiring dengan penggantian jajaran direksi SIAP. Ke depan, perusahaan akan berhenti menggunakan dana pinjaman dari pemegang saham. Tahun ini perusahaan akan fokus menggarap sektor batu bara dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Proyek tersebut berada di dekat area pertambangan SIAP di Kalimantan.

Anak Usaha WSKT Berencana IPO Triwulan III/2016

Rencana penawaran umum perdana (initial public offering / IPO) saham dua anak usaha BUMN telah masuk ke dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) induknya pada 2016 dan diharapkan dapat terealisasi pada semester II. Anak usaha Hutama Karya, HK Realtindo berencana melakukan IPO pada akhir 2016. Waktu tersebut dipilih karena perusahaan ingin mengoptimalkan kinerja keuangan terlebih dahulu sebelum IPO. Target dana untuk HK Realtindo masih tetap berada pada sekitar Rp1 triliun- Rp5 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk landbank, land clearing dan sejumlah proyek. Sementara itu, anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT), Waskita Beton juga berencana melakukan IPO pada kuartal III/2016. Aksi korporasi ini menargetkan dana sekitar Rp3,5 triliun – Rp4 triliun dengan pelepasan saham kepada investor sebesar 40%

Stock Pick

PTPP

Terlihat kuat pada level support diharga 3850, kemarin PTPP ditutup menguat pada level 3940.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3990

BBTN

Terlihat kuat pada level support diharga 1360, kemarin BBTN ditutup menguat pada level 1380.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1395

ICBP

Terlihat kuat pada level support diharga 14400, kemarin ICBP ditutup menguat pada level 14575.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 14725

CPIN

Terlihat kuat pada level support diharga 3080, kemarin CPIN ditutup menguat pada level 3120.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3150

JSMR

Terlihat kuat pada level support diharga 5400, kemarin JSMR ditutup menguat pada level 5550.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5650

BMRI

Terlihat kuat pada level support diharga 9150, kemarin BMRI ditutup menguat pada level 9300.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9400

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...