Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Jumat, 4-Des-2015 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Jumat, 4-Des-2015 )

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari Kamis 3 Desember 2015 ditutup melemah 0,19% pada level 4537. Sektor pertambangan menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp395,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat kekecewaan pasar akan stimulus ECB tidak sebesar yang diharapkan. ECB memutuskan untuk mempertahankan program pembelian obligasi sebesar 60 miliar euro, namun memperluas pembelian obligasi termasuk surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah lokal dan daerah. Program pembelian obligasi tersebut juga diperpanjang enam bulan, seperti yang diperkirakan. ECB juga menurunkan suku bunga deposito hingga negatif 0,3%. Langkah yang dilakukan ECB tersebut mendorong euro mengalami kenaikan sehingga memaksa investor mengalihkan posisi yang berdampak negatif terhadap aset. Janet Yellen dalam testimoninya di hadapan Kongres AS menyatakan The Fed akan segera menaikkan suku bunga. Yellen menyatakan pertumbuhan ekonomi AS akan cukup selama 1-2 tahun ke depan untuk mendorong pasar tenaga kerja semakin membaik. initial claims yang dirilis kemarin menunjukkan kenaikan tenaga kerja yang mengajukan klaim pada pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan akan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 4504 – 4570

News & Analysis

PNBS Targetkan PPR Capai Rp100 Miliar

PT Bank Panin Syariah Tbk (PNBS) menargetkan penyaluran Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR) PaS iB yang diluncurkan sejak April 2015 mencapai Rp100 miliar hingga akhir tahun ini Target akhir tahun mencapai Rp100 miliar menyasar sektor masyarakat menengah. PPR PaS iB adalah pembiayaan jangka pendek, menengah, atau panjang untuk membiayai pembelian properti berupa rumah, ruko/rukan, baik baru maupun bekas, di lingkungan developer maupun nondeveloper, pembangunan (konstruksi) dan renovasi. Produk pembiayaan rumah PNBS itu menargetkan segmen harga mulai dari Rp200 juta hingga Rp800 juta. Saat ini 50% dari total PPR PaS iB sendiri untuk segmen menengah dengan harga di atas Rp500 juta.

Kisaran Harga IPO Mahaka Radio Integra Rp750-1100/Saham

PT Mahaka Radio Integra Tbk berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan melepas saham sebanyak-banyaknya 171.367.500 saham, atau sebesar 30% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Mahaka Radio Integra menawarkan harga IPO pada kisaran Rp750-Rp1.100 per saham. Sehingga menargetkan dana segar sebesar Rp128,52-Rp188,50 miliar. Dana segar dari IPO setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan digunakan sebanyak 60% untuk pengembangan usaha atau investasi baru perseroan ke depannya, dan sisanya 40% akan digunakan untuk pembayaran atas seluruh utang Entitas Anak kepada Bank UOB Indonesia.

DAJK Targetkan Ekspor Capai 20%

PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) menargetkan dapat melakukan ekspor sebesar 20% dari total produksi pada tahun depan, menyusul meningkatnya permintaan kemasan dari luar negeri. Besarnya permintaan pasar produk kemasan dari luar negeri menyebabkan perusahaan harus meningkatkan kapasitas produksi. Hingga saat ini output dari produk perseroan untuk karton mencapai 4500 ton per bulan dan untuk dupleks hampir 3000 ton per bulan. Pada tahun depan perseroan menargetkan dapat memproduksi mencapai 48.000 ton. Dengan kapasitas seperti ini DAJK menargetkan dapat melakukan ekspor mencapai 20% pada tahun depan.

BBRI Kucurkan Kredit Rp300 Miliar Ke Andalan Finance

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) (BBRI) memberikan kredit kepada PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance) senilai Rp 300 miliar. Fasilitas kredit ini diberikan dalam bentuk Joint Financing. Pemberian fasilitas kredit ini merupakan fasilitas pinjaman ketiga yang diberikan BBRI kepada PT Andalan Finance. Sebelumnya, Andalan Finance telah menerima fasilitas kredit senilai Rp 320 miliar. Sehingga, total fasilitas kredit dari BBRI kepada Andalan Finance hingga saat ini telah mencapai Rp 620 miliar. Kerjasama penyaluran pembiayaan antara BBRI dan Andalan Finance yang sudah dimulai sejak tahun 2010 ini sesuai dengan komitmen perseroan yang telah menyalurkan pendanaan ke perusahaan-perusahaan pembiayaan dalam 10 tahun terakhir.

TBLA Targetkan Kontribusi Pendapatan Biodiesel Hingga USD175 Juta

PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) memperkirakan kontribusi pendapatan dari pabrik biodiesel mencapai sekitar USD86 juta - USD175 juta terhadap pendapatan perseroan pada 2016-2017. Perkiraan tersebut berdasarkan indeks harga minyak sawit senilai USD575 per ton dan produksi 150.000 ton pada tahap pertama hingga 300.000 apabila telah berproduksi secara keseluruhan. Pembangunan pabrik dengan nilai investasi Rp150 miliar diharapkan selesai pada semester I/2016.

DILD Targetkan Kembangkan Empat Hotel Baru

PT Intiland Development Tbk (DILD) menargetkan dapat mengembangkan empat hotel baru pada semester II tahun ini, sehingga total hotel baru yang bisa dioperasikan pada tahun ini bertambah menjadi enam hotel. Selama semester I, DILD telah mengembangkan dua hotel baru. Hingga semester I, DILD telah membukukan pendapatan berkelanjutan sebesar Rp163 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 10,3% dari total pendapatan perseroan yang mencapai Rp1,57 triliun

Stock Pick

PGAS

Terlihat kuat pada level support diharga 2780, kemarin PGAS ditutup menguat pada level 2875.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2910

BBRI

Terlihat kuat pada level support diharga 11100, kemarin BBRI ditutup menguat pada level 11275.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 11400

BBCA

Terlihat kuat pada level support diharga 13125, kemarin BBCA ditutup menguat pada level 13300.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 13450

ASII

Terlihat kuat pada level support diharga 6150, kemarin ASII ditutup menguat pada level 6300.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6400

TLKM

Terlihat kuat pada level support diharga 2990, kemarin TLKM ditutup menguat pada level 3035.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3070

INDF

Terlihat kuat pada level support diharga 5050, kemarin INDF ditutup menguat pada level 5175.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5250

PTPP

Terlihat kuat pada level support diharga 3720, kemarin PTPP ditutup menguat pada level 3770.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3820

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2015