(06/11/15) Waterfront Securities Indonesia : Daily Update

(06/11/15) Waterfront Securities Indonesia : Daily Update

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 05 November 2015 ditutup melemah 0,77% pada level 4577. Sektor perkebunan mengalami pelemahan terbesar. Investor asing net buy Rp66,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah ditengah laporan keuangan sektor teknologi dan kesehatan yang variatif. Koreksi harga minyak mentah yang mengakibatkan turunnya saham sektor energi juga menjadi faktor negatif. Namun pelemahan indeks terbatas karena adanya kenaikan pada saham keuangan dan Facebook yang merilis laporan keuangan lebih baik dari estimasi. Pasar juga menantikan data nonfarm payrolls yang akan dirilis nanti malam. Data initial claims yang dirilis kemarin menunjukkan kenaikan terbesar dalam delapan bulan terakhir, namun masih menunjukkan pasar tenaga kerja yang sehat. Sementara itumenurun proyeksi pertumbuhan ekonomi area euro tahun depan menjadi 1,8% dari proyeksi sebelumnya 1,9%. Namun proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dinaikkan menjadi 1,6% dari 1,5%. Inflasi area euro diproyeksikan sebesar 1,6% pada 2017, meningkat dari tahun ini yang diperkirakan sebesar 0,1%. Perubahan proyeksi itu dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi global, harga minyak mentah dan pergerakan euro. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan akan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 4546 – 4615

News & Analysis

NRCA Telah Buyback 20,08 Juta Saham

PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) telah berhasil merealisasikan pembelian kembali (buyback) sahamnya sebanyak 3.796.900 lembar. Transaksi pembelian kembali saham-saham tersebut terjadi di sepanjang periode bulan Oktober 2015 lalu. Total nilai transaksi pembelian kembali sebesar Rp2,67 miliar dengan harga rata-rata pembelian sebesar Rp702,74 per saham. Sehingga, sepanjang periode bulan September hingga Oktober 2015 perseroan telah berhasil melakukan buyback saham sebanyak 20.079.400 lembar saham dengan total nilai sebesar Rp13,60 miliar.

BIRD Targetkan Pertumbuhan Laba 12-13%

PT Blue Bird Tbk (BIRD) tetap optimis dapat meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 12-13% di akhir tahun ini, ditengah persaingan transportasi online yang sudah mewabah sepanjang tahun, seperti Go-Jek, Uber Taxi, Grab Bike dan lainnya. Perseroan masih yakin bisa membukukan pertumbuhan laba tersebut, dari raihan sebesar Rp735,11 miliar di 2014. Artinya perseroan akan membukukan laba Rp823,32-Rp830,67 miliar pada akhir tahun. Di pos pendapatan, perseroan menargetkan tumbuh sebesar 17% hingga akhir 2015, dari posisi pendapatan Rp4,75 triliun di 2014. Sehingga perseroan menargetkan meraih pendapatan akhir 2015 mencapai Rp5,55 triliun. BIRD menyiapkan dana belanja modal sekitar Rp1,5 hingga Rp1,7 triliun, yang akan digunakan untuk mendukung kinerja di tahun depan. Dana belanja modal tersebut akan digunakan perseroan untuk menambah kepemilikan sekitar 1.600-1.700 armada baru.

ACES Telah Buyback 30,4 Juta Saham

PT Ace Hardware Tbk (ACES) sudah melakukan pembelian kembali sahamnya sebesar 9.188.500 saham di bulan Oktober 2015 sehingga total saham yang sudah dibeli kembali mencapai 30.404.300 saham. Jumlah dana yang sudah digunakan untuk pembelian kembali saham sebanyak Rp.17.887.652.052. ACES berencana melakukan buyback sahamnya maksimal 20% dengan jumlah dana yang disediakan Rp34.370.000.000.

Pendapatan DGIK Turun 16%

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) sampai dengan kuartal 3 2015 membukukan pendapatan senilai Rp1,28 triliun, turun 16% dibandingkan pendapatan pada periode kuartal 3 tahun 2014. Penurunan ini disebabkan oleh pergeseran waktu perolehan kontrak dari target yang telah ditetapkan. Secara keseluruhan, target perolehan kontrak baru tetap akan tercapai namun dikarenakan waktu perolehan kontrak yang mundur dari target, maka berdampak pada pencatatan pendapatan. Pada periode kuartal 3 2015 beban kontrak perseroan juga menurun sebesar 15,33% seiring dengan turunnya pendapatan yaitu sebesar 16%.

MAPI Telah Buyback 3,5 Juta Saham

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sudah melakukan pembelian kembali sahamnya sebanyak 3.468.500 lembar saham dari periode 2-29 Oktober 2015. Harga rata-rata pembelian sebesar Rp3.191 per lembar saham. Jumlah dana yang telah digunakan sebesar Rp11.083.028.195 dari total dana yang disiapkan Rp116.200.000.000. Sementara itu total saham yang akan dibeli kembali mencapai 33.200.000 lembar saham.

LPKR Turunkan Target Marketing Sales 8,3%

Perlambatan pertumbuhan ekonomi selama sembilan bulan pertama tahun ini membuat PT Lippo Cikarang Tbk (LPKR) memutuskan merevisi target marketing sales atau pra penjualan. LPKR menurunkan target 8,3% tahun 2015 dari semula sebesar Rp 6 triliun menjadi Rp 5,5 triliun. Sebagian besar target dibidik dari penjualan prngembangan perkotaan yakni sebesar Rp 2,262 triliun atau 41,06% dari target. Hingga kuartal III, LPKR baru membukukan marketing sales sebesar Rp2,94 triliun atau 53,3% dari target baru yang dipatok tahun ini. Realisasi ini turun 23% dibanding dengan pencapaian pada periode yang sama tahun 2014 yakni senilai Rp 3,85 triliun

Stock Pick

INDF

Terlihat kuat pada level support diharga 5900, kemarin INDF ditutup menguat pada level 6000.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6100

BBCA

Terlihat kuat pada level support diharga 13375, kemarin BBCA ditutup menguat pada level 13550.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 13700

ASII

Terlihat kuat pada level support diharga 6350, kemarin ASII ditutup menguat pada level 6500.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6600

PTPP

Terlihat kuat pada level support diharga 3710, kemarin PTPP ditutup menguat pada level 3750.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3795

CPIN

Terlihat kuat pada level support diharga 2635, kemarin CPIN ditutup menguat pada level 2700.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2725

JSMR

Terlihat kuat pada level support diharga 5050, kemarin JSMR ditutup menguat pada level 5175.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5275

PGAS

Terlihat kuat pada level support diharga 2940, kemarin PGAS ditutup menguat pada level 3020.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3055

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2015