Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Jum'at, 8-April-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Jum'at, 8-April-2016 )

Jumat, 8 Apr 2016 | 08:00 | Cincin Suryanto

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 7 April 2016 ditutup melemah 0,02% pada level 4867. Sektor konsumer mengalami pelemahan terbesar, namun penguatan saham pertambangan membatasi pelemahan IHSG . Investor asing net buy Rp681,2 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat turunnya harga minyak mentah dan munculnya kembali kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global. Hal tersebut membuat dollar AS melemah terhadap yen Jepang dan investor mengalihkan investasinya pada aset yang lebih rendah risikonya. Minutes dari pertemuan The Fed pada bulan Maret lalu menimbulkan kecemasan akan kemampuan bank sentral dalam mengatasi dampak dari perlambatan ekonomi global terhadap ekonomi AS. Sedangkan minutes dari pertemuan ECB pada bulan lalu menunjukkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi lebih buruk dari perkiraan sebelumnya. Menambah sentimen negatif, pasar mulai mengantisipasi earning season triwulan I yang akan mulai dirilis pada pekan depan, dimana menurut konsensus Reuters diperkirakan rata-rata laba emiten S&P500 turun 7,4% yoy.itu data initial claims pekan lalu mengalami penurunan menjadi 267 ribu dari 276 ribu, lebih sedikit dari estimasi yang sebanyak 270 ribu. Untuk IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4810 - 4920

News & Analysis

IDPR Masih Miliki Sisa Dana IPO Rp130,6 Miliar

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) masih memiliki sisa dana hasil IPO sebesar Rp130.620.486.427 hingga periode akhir Maret 2016. Dari IPO pada 30 November 2015 lalu, perseroan meraih dana bersih Rp370.551.025.864. Adapun realisasi penggunaan mencapai Rp239.930.539.437 antara lain untuk pembelian aset tetap Rp29.319.208.500, untuk penambahan investasi pada entitas anak Rp40.000.000.000, pembelian tanah Rp88.110.000.000 serta modal kerja operasional dan proyek Rp82.501.330.937. Sisa dana berada di deposito Bank OCBC NISP sebesar Rp85.000.000.000, deposito bank HSBC Ekonomi Rp7.561.740.000. Rekening dalam mata uang asing bank HSBC EKonomi Rp3.482.950.000 serta rekening bank Permata Tbk Rp34.575.796.427.

Waters Partners Jual 2,45 Juta Saham ADES

Waters Partners Bootling SA, pemegang saham mayoritas PT Akasha Wira International Tbk (ADES) melepas sebagian saham yang dimilikinya. Water Partners menjual sebanyak 2.450.400 saham dengan harga Rp850 per lembar atau total transaksi mencapai Rp2.082.840.000. Transaksi dilakukan pada 28 Maret 2016 dengan tujuan investasi. Dengan pelepasan ini maka Waters Partners memiliki saham sebanyak 539.896.713 saham sebanyak 91,52%.

TINS Akan Bagi Dividen Rp4,09 persaham

PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 4,092 per saham. Nilai dividen setara Rp 30.475.799.384 atau 30% dari total laba bersih yang diperoleh perseroan pada tahun 2015. Dividen yang akan dibayarkan TINS ke pemegang saham sekitar 30% dari total laba bersih di sepanjang tahun 2015 yang sebesar Rp 101,56 miliar. Dividen tunai dibagikan kepada Negara RI sebesar Rp 19,81 miliar dan kepada publik itu sebesar Rp 10,66 miliar.

Sisa Dana IPO GIAA Rp27,52 Miliar

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sudah menggunakan hampir seluruh dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) hingga Maret 2016. Perseroan telah menggunakan dana IPO sebanyak Rp3,16 triliun. Dana tersebut telah digunakan untuk pengembangan armada sebanyak Rp2,55 triliun yang terdiri dari pre delivery payment sebesar Rp2,08 triliun dan security deposit serta biaya lain terkait pengembangan armada sebesar Rp470,06 miliar. Selanjutnya digunakan untuk belanja modal perseroan dan anak usaha sebesar Rp609,99 miliar. Adapun sisanya sebanyak Rp27,52 miliar ditempatkan di deposito. Pada 10 Februari 2011, perseroan mendapatkan dana segar Rp3,3 triliun dari pelepasan sahamnya ke publik.

BBCA Akan Bagi Dividen Final Rp105/saham

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyepakati pembagian dividen untuk kinerja tahun buku tahun 2015 sebesar Rp160 per saham. Jumlah tersebut belum dikurangi oleh dividen interm yang sudah dibagikan sebesar Rp55 per saham. Jadi dividen final yang akan dibagikan sebesar Rp105 per lembar saham.

PTPP Bukukan Kontrak Baru Rp4,17 Triliun

PT PP (Persero) Tbk telah ditunjuk oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai kontraktor Rancang Bangun proyek Gedung BNI 46 Jakarta, yang mana proyek tersebut berhasil didapatkan Perseroan melalui proses tender yang ketat. Nilai kontrak baru tersebut mencapai Rp790,5 miliar dengan masa pelaksanaan proyek selama 600 hari kalender. Ground Breaking proyek tersebut akan dilaksanakan tanggal 11 April 2016. Dengan diprolehnya proyek baru tersebut, perseroan telah meraih kontrak baru sampai dengan akhir Maret 2016 sebesar Rp4,17 Triliun. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan perusahaan Rp2,6 triliun, sehingga total Order Book sampai dengan akhir Maret mencapai Rp43,2 Triliun termasuk Carry Over 2015 sebesar Rp39 Triliun

Stock Pick

KLBF

Support pada level 1425 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin KLBF ditutup menguat pada 1445.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 1460

BBRI

Support pada level 10900 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBRI ditutup menguat pada 11100.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 11250

BBNI

Terlihat kuat pada support di level 5100, kemarin saham BBNI ditutup menguat pada level 5275.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5350

TLKM

Terlihat kuat pada support di level 3370, kemarin saham TLKM ditutup menguat pada level 3400.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3440

SMGR

Terlihat kuat pada level support pada harga 10200, SMGR pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 10300.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 10450

ASII

Terlihat kuat pada support di level 7150, kemarin saham ASII ditutup menguat pada level 7300.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7400

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...