Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Jum'at,20-Mei-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Jum'at,20-Mei-2016 )

Jumat, 20 Mei 2016 | 08:00 | Cincin Suryanto

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 19 Mei 2016 ditutup melemah 0,64% pada level 4704. Sektor infrastruktur mengalami pelemahan terbesar. Investor asing melakukan net sell senilai Rp697,5 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat kekhawatiran pasar bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya pada bulan Juni. Indeks S&P500 melemah hingga menyentuh level terendah sejak bulan Maret. Meningkatnya potensi kenaikan suku bunga pada Juni tersebut menguatnya dollar AS terhadap mata uang utama lainnya pada level tertinggi selama tujuh minggu . Penguatan dollar AS tersebut membuat harga komoditas melemah dan mendorong pelemahan pada mayoritas indeks bursa global. Meningkatnya potensi kenaikan suku bunga The Fed dipicu oleh data inflasi, perumahan dan produksi industri yang lebih baik dari perkiraan, serta minutes dari pertemuan The Fed bulan April lalu yang mengindikasikan para pejabat The Fed sepakat untuk menaikkan bunga jika data ekonomi membaik. Sementara itu data initial claims pekan lalu mengalami penurunan dari pekan sebelumnya, namun masih lebih tinggi dari perkiraan. Sedangkan indeks Philadelphia Fed di bawah estimasi. IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4653 - 4766

News & Analysis

SOCI Dirikan Cucu Usaha di Singapura

PT Soechi Lines Tbk (SOCI) mendirikan cucu usaha baru, yakni Success Marine Offshore Pte. Ltd yang berkedudukan di Singapura. Salah satu anak usaha SOCI, yakni PT Success International Marine Pte. Ltd (SIM) telah mendirikan anak usaha baru Success Marine Offshore Pte. Ltd (SMO) dengan kepemikan 100% berdasarkan article of association dengan nomor registrasi 201613254H tertanggal 17 Mei 2016. SIM merupakan anak usaha yang dimiliki langsung oleh perseroan dengan kepemilikan 99,99%. Manajemen perseroan menyatakan tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

BSDE Akan Bagi Dividen Rp5/saham

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) akan membagikan dividen tunai sebanyak Rp96,23 miliar atau setara Rp5 per saham. Dividen tunai tersebut rencananya akan dibagikan pada tanggal 15 Juni 2016. Pada 2015, BSDE meraih laba bersih sebanyak Rp2,13 triliun. Sehingga dividen yang akan dibagikan hanya 4,51% dari laba bersih. Tahun ini, BSDE menargetkan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp6,8 triliun atau sama dengan realisasi tahun lalu. Untuk menopang ekspansi, BSDE mengalokasikan belanja modal sebanyak Rp4 triliun. Sebagian dari kebutuhan belanja modal akan dipenuhi dari penerbitan obligasi. Untuk tahap pertama, BSDE telah menawarkan penerbitan obligasi sebesar Rp1,5 triliun dalam dua seri. Sebanyak 40% dana penerbitan obligasi akan digunakan untuk akusisi lahan.

DUTI Siapkan Belanja Modal Rp1,5 Triliun

PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) menyiapkan belanja modal sebanyak Rp1,5 triliun untuk pengembangan dua proyek baru tahun ini. Perseroan akan membangun proyek multifungsi di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dan apartemen Aerium di Jakarta Barat. Di Tanjung Barat, perseroan akan membangun apartemen dan pusat perbelanjaan. Ini merupakan tahap pertama dari total pengembangan senilai Rp2,6 triliun, meliputi apartemen, pusat perbelanjaan, dan perkantoran. Sementara itu, di proyek Aerium, DUTI akan membangun dua menara apartemen di atas lahan seluas Rp100 hektare.besar sumber dana belanja modal ini akan berasal dari kas internal.

SCMA Targetkan Pendapatan Tumbuh 11%

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) memasang target pertumbuhan pendapatan 10%-11% tahun ini. Salah satu pendorong pertumbuhan pendapatan iklan itu adalah perayaan Ramadan. Pendapatan iklan pada bulan Ramadan selalu meningkat. Tapi, tahun lalu ada anomali yang terjadi, akibat lesunya perekonomian dan melesatnya kurs dollar Amerika Serikat, sehingga beberapa perusahaan cenderung menahan belanja iklan. Kendati total belanja iklan free to air turun 5% tahun lalu, Sctv dan Indosiar yang merupakan media televisi milik SCMA mampu bertumbuh secara konsolidasi 4,7%.

MAPI Bayar Bunga Obligasi Rp18,13 Miliar

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) merealisasikan pembayaran bunga obligasi senilai Rp18,13 miliar pada 19 Mei 2016. Perseroan telah melaksanakan pembayaran bunga ke-9 Obligasi Berkelanjutan I Mitra Adiperkasa Tahap II Tahun 2014 Seri A dan Seri B dengan jumlah total Rp18,13 miliar ke rekening KSEI. Adapun perinciannya, untuk obligasi seri A dengan bunga obligasi Rp10,08 miliar dari jumlah obligasi Rp370 miliar (tingkat bunga 10,9%). Untuk seri B dengan bunga yang dibayarkan Rp8,05 miliar dari jumlah obligasi Rp280 miliar (tingkat bunga 11,5%).

BABP Berencana Rights Issue 5,19 Miliar Saham

PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 5,19 miliar saham. Perseroan berencana melakukan penawaran rights issue sebanyak 5,19 miliar saham dengan nilai nominal Rp100. Perseroan juga berencana menerbitkan waran seri III sebanyak-banyaknya 5,19 miliar waran dengan nilai Rp100

Stock Pick

ASII

Support pada level 6100 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ASII ditutup menguat pada 6250.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 6350

INDF

Terlihat kuat pada support di level 6875, kemarin saham INDF ditutup menguat pada level 6975.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7050

BBRI

Terlihat kuat pada support di level 9525, kemarin saham BBRI ditutup menguat pada level 9675.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9775

BBCA

Terlihat kuat pada support di level 12850, kemarin saham BBCA ditutup menguat pada level 12975.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 13100

KLBF

Terlihat kuat pada support di level 1380, kemarin saham KLBF ditutup menguat pada level 1400.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1415

CPIN

Terlihat kuat pada support di level 3250, kemarin saham CPIN ditutup menguat pada level 3300.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3340

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016


MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...