Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 03-Mar-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 03-Mar-2016 )
Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 2 Maret 2016 ditutup menguat 1,18% pada level 4836. Semua sektor menguat dengan kontribusi penguatan terbesar pada sektor konsumer. Investor asing net buy senilai Rp481,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang terutama dikontribusikan oleh kenaikan pada saham sektor energi dan bank. Data ADP Employment yang lebih baik dari estimasi mengurangi kekhawatiran akan dampak perlambatan ekonomi global terhadap ekonomi AS. Data ADP Employment bulan Februari menunjukkan kenaikan penyerapan tenaga kerja sektor swasta sebanyak 214 ribu, lebih baik dari bulan sebelumnya yang sebanyak 205 ribu dan dari estimasi yang sebanyak 190 ribu. Membaiknya data ekonomi AS, termasuk data manufaktur, belanja konstruksi dan penjualan otomotif yang telah dirilis pada awal pekan ini, meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga paling tidak satu kali pada tahun ini. Hal tersebut mendorong kenaikan saham perbankan. Berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah mendorong penguatan pada saham sektor energi. Ekonomi AS berlanjut membaik disaat ekonomi China dan euro masih mengharapkan stimulus tambahan dari bank sentralnya. IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4781 - 4880

News & Analysis

HMSP Membukukan Kenaikan Laba 1,8%

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) pada tahun lalu membukukan laba bersih sebesar Rp 10,4 triliun, naik 1,8% dari periode sebelumnya yang tercatat Rp 10,2 triliun. Kinerja HMSP membaik pada kuartal IV tahun lalu dengan mencatatkan pendapatan bersih di luar cukai sebesar Rp 11,6 triliun, atau naik 11,5% dari sebelumnya yang tercatat Rp 10,4 triliun. Sepanjang tahun lalu, HMSP membukukan pendapatan bersih di luar cukai sebesar Rp 42,1 triliun, naik 8,9% dari periode sebelumnya Rp 38,7 triliun. Khusus kuartal IV tahun lalu, perusahaan mencatat laba bersih sebesar Rp 2,8 triliun atau naik sebesar 9,6% dari Rp 2,5 triliun. HMSP mencatat peningkatan market share sebesar 0,1 poin menjadi 35%. Ini didorong kinerja dari Sigaret Kretek Mesin (SKM), utamanya produk Samperna A, Dji Sam Soe Magnum dan Dji Sam Soe Magnum Blue.

Lancar Distrindo Membeli 6,83% Saham GOLD

PT Lancar Distrindo, sebuah perusahaan terbatas yang berkedudukan di Jakarta Barat, telah membeli 19.537.963 saham atau mewakili 6,83% saham PT Golden Retailindo Tbk (GOLD). Pembelian dilakukan dari PT Pasifik Atlanta Retailindo pada 19 Februari 2016. Harga pembelian sebesar Rp535 per saham sehingga total nilai transaksi mencapai Rp10,452 miliar. Transaksi tersebut dilakukan oleh Lancar Distrindo dalam rangka penambahan portofolio investasi.

ANTM Kerja Sama Dengan Inalum dan Pelindo II

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) (INALUM) akan bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) (PELINDO II) dalam penggunaan pelabuhan di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Penggunaan pelabuhan ini terkait dengan pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat. Kerjasama untuk mengkaji pembangunan pelabuhan ini merupakan salah satu progress rencana pembangunan SGAR di Mempawah, Kalimantan Barat.

BSIM Akan Rights Issue 1,1 Miliar Saham

RUPLSB PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) menyetujui untuk melakukan penambahan modal melalui penawaran saham terbatas (rights issue) dengan memberikan HMETD (Hak memesan Efek Terlebih Dahulu) sebanyak-banyaknya 1,1 miliar saham baru dengan nominal Rp100 per saham, disertai dengan Waran Seri III yang jumlahnya tidak lebih dari 35% dari jumlah saham yang ditempatkan Perseroan atau sebanyak-banyaknya 4,9 miliar lembar. Dana hasil HMETD itu akan dipergunakan untuk mencukupi Alokasi Modal Inti (AMI) untuk jaringan kantor perseroan dan modal kerja.

WIKA Peroleh Kontrak Rp503,33 Miliar Dari ESDM

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memperoleh kontrak baru dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Minera l (ESDM). Total perolehan kontrak baru yang diperoleh dari kerja sama dengan Kementerian ESDM mencapai Rp503,33 miliar. Perseroan akan menggarap proyek-proyek strategis Kementerian ESDM tahun anggaran 2016. Perseroan mendapat kepercayaan untuk pekerjaan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Bekasi senilai Rp44,43 miliar, fasilitas penunjang penerangan jalan umum Rp45,04 miliar, proyek tank bahan bakar nabati Rp48,74 miliar, serta pembangunan mini hydro di 3 tempat, yaitu di Ilaga senilai Rp31,97 miliar, Oksibil Rp17,34 miliar, dan Supiori.

SIDO Telah Buyback 259,87 Miliar Saham

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) telah merealisasikan buyback saham sebanyak 259.875.200 lembar saham hingga akhir Februari 2016. Jumlah dana yang sudah digunakan mencapai Rp133,218 miliar dimana harga rata-rata pembelian pada level Rp511,85 per saham. Jumlah yang sudah direalisasikan mencapai 1,73% dari jumlah saham beredar perseroan. Perseroan masih memiliki sisa dana buyback sebesar Rp64,781 miliar

Stock Pick

BMRI

Support pada level 9500 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BMRI ditutup menguat pada level 9625.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9725

TLKM

Terlihat kuat pada level support pada harga 3300, TLKM pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 3340.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 3380

INDF

Terlihat kuat pada support di level 7150, kemarin saham INDF ditutup menguat pada level 7275.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7350

ASII

Terlihat kuat pada support di level 6950, kemarin saham ASII ditutup menguat pada level 7100.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7200

ISAT

Support pada level 5250 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ISAT ditutup menguat pada level 5375.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5450

KLBF

Terlihat kuat pada support di level 1290, kemarin saham KLBF ditutup menguat pada level 1320.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1335

SMRA

Terlihat kuat pada support di level 1615, kemarin saham SMRA ditutup menguat pada level 1645.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1665

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

Apa Reaksi Kamu?