(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 10-Mar-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 10-Mar-2016 )
Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 8 Maret 2016 ditutup melemah 0,43% pada level 4811. Sektor aneka industri menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net buy Rp44 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Selasa ditutup melemah yang dipicu oleh koreksinya saham sektor energi akibat turunnya harga minyak mentah dan melemahnya data perdagangan China membuat pasar khawatir bahwa perlambatan ekonomi global lebih parah dari perkiraan sebelumnya. Ekspor China pada bulan Februari mengalami penurunan terbesar dalam enam tahun terakhir. Impor China mengalami penurunan dalam 16 bulan berturut-turut, yang menjadi sentimen negatif bagi harga komoditas karena kekhawatiran akan melemahnya permintaan dari China. Goldman Sachs menyatakan harga minyak akan tetap rendah pada tahun ini karena belum seimbangnya antara suplay dan permintaan. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Rabu ditutup menguat ditengah volume perdagangan yang sepi, yang dipicu oleh rebound pada harga minyak mentah yang mendorong kenaikan pada saham sektor energi. Karena minimnya data ekonomi AS yang dirilis, pasar mengharapkan ECB akan kembali melonggarkan kebijakan moneternya pada pertemuan hari ini. IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4776 - 4860

News & Analysis

Konsorsium EXCL Dan ISAT Ikut Tender Palapa Ring

PT XL Axiata Tbk (EXCL) menyatakan siap mengikuti tender paket timur dari proyek Palapa Ring yang akan menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua Barat serta Papua. Paket Timur proyek Palapa Ring memiliki panjang serat kabel optik sekitar 6300 km dan akan menjangkau 35 kabupaten/kota. Nilai proyek diperkirakan mencapai USD143,18 juta. Perseroan akan bekerja sama dengan PT Indosat Oredoo Tbk (ISAT) dan Alita. Palapa Ring II ini merupakan tender ulang, karena peserta digugurkan. Tender Palapa Ring Paket Timur diikuti oleh PT. iForte Solusi Infotek, konsorsium PT. Matra Mandiri Prima – PT. Hitachi High Technologies Indonesia – PT. Partibandar Utama, konsorsium Super Sistem Ultima – Huawei, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan konsorsium EXCL – ISAT – Alita.

KBLV Dapat Pinjaman Rp100 Miliar

PT First Media Tbk (KBLV) mendapat fasilitas pinjaman berulang dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited sebesar Rp 100 miliar untuk modal kerja. Pada 4 Maret lalu, perseroan telah mencairkan fasilitas tersebut sebesar Rp 60 miliar. Jangka waktu pinjaman adalah satu tahun setelah tanggal pencairan. Atas pinjaman itu, perseroan menjaminkan 91,75 juta lembar saham atau sekitar 4,89% sahamnya di PT Mutipolar Technology Tbk (MPLT). Tahun ini, KBLV menyiapkan belanja modal sebesar Rp1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun. Capex tersebut akan digunakan untuk membangun jaringan infrastruktur dan melakukan ekspansi layar bioskop pada tahun ini.

LINK Siapkan Rp1,5 Triliun Untuk Buyback Saham

PT Link Net Tbk (LINK) menyiapkan dana hingga Rp 1,5 triliun untuk membeli kembali (buyback) sahamnya di pasar. LINK akan membeli kembali sahamnya maksimal sebesar 304,26 juta saham atau 10% dari modal disetor perseroan. Pelaksanaan buyback saham ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja saham perseroan. Rencananya, periode buyback ini akan dilakukan paling lama 18 bulan setelah perseroan memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yakni dimulai pada 15 April 2016 hingga 15 Oktober 2017.

WSKT Dirikan Anak Usaha Bidang Energi

PT Waskita Karya (WSKT) membangun anak usaha baru di sektor energi. WSKT telah mendirikan perusahaan bernama PT Waskita Karya Energi (WKE) pada 4 Maret 2016. Untuk mendirikan anak usaha tersebut, WSKT menyetor modal dasar senilai Rp 40 miliar. Modal ditempatkan dan disetor adalah 10.001 saham atau setara Rp 10,001 miliar. Nilai penyertaan modal dan persentase kepemilikan WSKT di WKE sebanyak 10.000 saham atau setara 99,99%.

BKSL Luncurkan Sejumlah Produk Baru

Untuk meraih target pra penjualan senilai Rp 1,5 triliun, PT Sentul City Tbk (BKSL) akan meluncurkan sejumlah produk baru padaini.Perusahaanmeluncurkan lima kluster perumahan pada semester II-2016. Tahun ini, BKSL menargetkan 50% target marketing sales dari proyek rumah tapak atau setara Rp 750 miliar. Selain dari kluster baru, BKSL juga masih akan mengandalkan pra penjualan dari kluster Mountain Spring yang dirilis pada Februari tahun lalu dengan harga sekitar Rp 1 miliar per unit. Selain meluncurkan kluster baru, BKSL juga akan meluncurkan beberapa tower apartemen yang ditargetkan bisa menyumbang 50% terhadap target marketing sales.

BSSR Targetkan Produksi 8,5 Juta Ton

PT Baramulti Sukses Sarana Tbk (BSSR) menargetkan produksi tahun ini sebanyak 8,5 juta ton. Perseroan akan meningkatkan produksinya dari Blok Bara 1 dan 2 serta produksi anak usahanya, PT Antang Gunung Meratus (AGM). Produksi perseroan dari Blok Bara 1 dan 2 diproyeksikan sebanyak 1,5 juta ton , lebih tinggi dari tahun lalu sebanyak 1,02 juta ton

Stock Pick

WIKA

Support pada level 2425 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin WIKA ditutup menguat pada 2525.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di 2560

BBCA

Terlihat kuat pada level support pada harga 13200, BBCA pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 13400.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 13550

INDF

Terlihat kuat pada support di level 7250, kemarin saham INDF ditutup menguat pada level 7350.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7450

TLKM

Terlihat kuat pada level support pada harga 3345, TLKM pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 3390.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 3430

BMRI

Support pada level 9700 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BMRI ditutup menguat pada level 10000.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 10150

BBNI

Support pada level 5150 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBNI ditutup menguat pada level 5275.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di 5400

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});