(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 18-Feb-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 18-Feb-2016 )
Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 17 Februari 2016 ditutup menguat 0,43% pada level 4765. Sektor aneka industri menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing net buy senilai Rp570,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat yang didorong oleh kenaikan harga minyak mentah serta data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan. Harga minyak menguat setelah Iran menyatakan dukungan terhadap rencana Rusia dan Arab Saudi untuk mengurangi kuota produksi mereka. Kenaikan harga minyak mentah ini mendorong penguatan pada saham sektor energi. Menambah sentimen positif');">positif, data industrial production AS pada bulan Januari naik pada level tertinggi selama 14 bulan terakhir. ‎ Sementara itu FOMC minutes menunjukkan para pejabat The Fed pada pertemuan bulan lalu khawatir bahwa gejolak ekonomi dunia akan dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi AS, sehingga membuat mereka mempertimbangkan untuk mengubah rencana kenaikan suku bunga pada tahun ini. Hal ini menimbulkan ekspektasi pasar bahwa The Fed belum akan menaikkan suku bunganya lagi pada bulan Maret dan Juni tahun ini. Dari domestik, pada hari ini pasar akan menantikan keputusan RDGI BI, apakah kembali menurunkan BI Rate mempertahankannya. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4726-4800, dengan kisaran berikutnya pada 4710-4825.

 

News & Analysis

Laba Bersih ITMA Tahun 2015 Turun 3,62%

PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) tahun 2015 lalu mencatat adanya penurunan pada perolehan labanya dibanding perolehan laba pada tahun sebelumnya di 2014. Turunnya laba yang dibukukan oleh ITMA sepanjang tahun 2015 lalu ini disebabkan adanya penurunan pada pendapatan perseroan. Pendapatan yang dibukukan oleh ITMA sepanjang 2015 sebesar USD99,544, turun 72,2% YoY dari tahun 2014 yang sebesar USD358,375. Adanya pendapatan dari hasil bersih yang berasal dari entitas asosiasi sebesar USD22,63 juta di tahun 2015 dibanding tahun sebelumnya USD23,45 juta membuat laba perseroan menjadi turun sebesar 3,62% menjadi USD22,54 juta dari USD23,39 juta.

WSKT Tambah Modal Waskita Toll Road Rp220 Miliar

PT Waskita Karya Tbk (Persero) telah menambah modal disetor dan ditempatkan sebesar Rp220 miliar pada PT Waskita Toll Road (WTR). Waskita Toll Road adalah anak usaha perseroan dengan kepemilikan 99,99%. Adapun tujuan dari penambahan modal ini digunakan untuk melaksanakan pembelian 60% saham PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) dari pemegang saham PT Langkah Hutama Perkasa, Countryside Investment Corp. dan PT Sumber Mitra Jaya.

TINS Targetkan Kontribusi Bisnis Non Timah 20%

PT Timah (Persero) Tbk (TINS) optimis masih dapat meraih pertumbuhan pendapatan tahun ini minimal sebesar 9%. Perseroan menargetkan bisa mendapatkan kontribusi pendapatan yang lebih besar dari bisnis non timah. Bisnis non timah ditargetkan bisa berkontribusi sampai 20% pada tahun ini. Saat ini, pendapatan logam timah mencapai 95% dari total pendapatan perseroan. Sementara pendapatan dari bisnis non timah seperti tin chemical, jasa galangan kapal, dan batubara hanya sebesar 5%. Target pendapatan non timah hingga 20% optimis dicapai karena TINS mulai masuk bisnis properti, rumah sakit, dan bisnis hilir lainnya. Untuk bisnis rumah sakit, TINS menganggarkan belanja modal sekitar Rp 200 miliar.

NIRO Akan Naikkan Tarif Sewanya

PT Nirvana Development Tbk (NIRO) berencana menaikkan tarif sewa pusat perbelanjaan hingga 20% pada tahun ini. Penaikan tarif sewa hanya berlaku bagi penyewa yang memperbaharui durasi. Harga sewa yang ditetapkan NIRO berkisar Rp40.000-Rp50.000 per m2 untuk penyewa utama dan Rp105.000-Rp180.000 per m2 untuk penyewa non utama. Hingga 2015, NIRO telah mengoperasikan pusat perbelanjaan di Cirebon, Solo, sampit, Pangkalan Bun, Kapuas dan Ketapang.

TLKM Kaji IPO Mitratel

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) kembali mengkaji opsi IPO saham PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Opsi ini kembali dibuka setelah aksi share swap dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) gagal terlaksana tahun lalu. Aksi IPO anak usaha ini dapat terlaksana jika kondisi pasar membaik tahun depan. Tahun ini, Mitratel akan melanjutkan ekspansi. Perseroan juga tidak berniat menjual menaranya pada siapa pun.

DSSA Bentuk Anak Usaha Bidang Pembangkit Listrik

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali berniat mendapatkan proyek pembangkit listrik di Sumatera Selatan. Langkah ini dimulai dengan membentuk anak usaha baru yaitu PT DSSP Power Sumsel Dua. Modal dasar anak usaha ini sebesar Rp40 miliar. Pembentukan anak usaha baru ini diharapkan akan memudahkan perseroan jika ingin berpartisipasi dalam proyek yang ditawarkan PLN di masa mendatang.

 

Stock Pick

BBNI

Terlihat kuat pada level support pada harga 5400, BBNI pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 5475.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 5575.

TLKM

Terlihat kuat pada level support diharga 3305, kemarin TLKM ditutup stagnan pada level 3335.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 3385/3410.

BBRI

Support pada level 11800 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBRI ditutup menguat pada level 11950.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 12300.

ASII

Diperkirakan support pada level 6800 masih cukup kuat, kemarin ASII ditutup menguat pada level 7000.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7150.

SSIA

Terlihat kuat pada support di level 650, kemarin SSIA ditutup pada level 695.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 720.

BBTN

Pada perdagangan kemarin terjadi reli, BBTN ditutup menguat pada level 1565.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1580/1590.

SCMA

Terlihat kuat pada level support diharga 2925, kemarin SCMA ditutup menguat pada level 3015.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3040.

 

Best Regards,

Ratna Lim

PT Waterfront Securities Indonesia

Sona Topas Tower 15A Floor

Jl. Jendral Sudirman Kav.26

Jakarta 12920

Telp: +6221-250 6355 ext. 1404

Fax : +6221-250 6322

Email: [email protected]

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});