(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 25-Feb-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 25-Feb-2016 )
Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 24 Februari 2016 ditutup menguat 0,08% pada level 4657, setelah bergerak dua arah pada perdagangan kemarin. Sektor perdagangan menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing net sell senilai Rp342,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah yang mengurangi kekhawatiran pasar akan kemampuan perusahaan sektor energi dalam membayar utangnya. Sebelumnya indeks bergerak dalam teritori negatif di atas 1% hampir sepanjang perdagangan, namun menguat menjelang penutupan karena harga minyak mentah stabil pada harga USD32 per barel. Saham sektor pertambangan dan teknologi menjadi kontributor penguatan indeks. Turunnya harga minyak mentah dan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi China telah berpengaruh terhadap fluktuasi indeks bursa global pada tahun ini, sehingga membuat bank sentral untuk merenungkan langkah-langkah stimulus lebih lanjut dalam rangka menjaga perekonomian negara masing-masing. Sementara itu Menkeu AS menyatakan pertemuan para menteri keuangan negara G20 pada akhir pekan ini tidak akan menyampaikan tanggap darurat terhadap gejolak pasar saat ini. Untuk IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4607 - 4722

News & Analysis

BBLD Dapat Pinjaman Rp90 Miliar

PT Buana Finance Tbk (BBLD) kembali mendapatkan pinjaman perbankan guna menjalankan kegiatannya di bidang pembiayaan. Perusahaan menandatangani pinjaman baru pada 23 Februari dengan PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA). Adapun nilai pinjaman sebesar Rp90 miliar dengan jangka waktu perpanjangan kredit selama 12 bulan yang dijamin dengan piutang milik perseroan.

Laba Bersih TCID Unaudit Tumbuh 212%

PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatat laba bersih unaudit sebesar Rp544 miliar sepanjang tahun 2015. Penjualan sepanjang 2015 tercatat sebesar Rp2,315 triliun dimana penjualan itu terdiri dari penjualan domestik sebesar Rp1,697 triliun dan penjualan ekspor Rp618 miliar. Perseroan menargetkan peningkatan penjualan double digit tahun ini dan target penjualan 2017 mencapai Rp3 triliun. Perseroan akan menyampaikan hal ini dalam general meeting yang diadakan 24-26 Februari 2016 dihadapan agen dan perwakilan serta pemegang saham.

HERO Menjual Gerai Starmart

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) melakukan penghentian kegiatan operasional segmen usaha Starmart Convenience Store dan menjual sisa gerai kepada pihak lain. Penghentian kegiatan dilakukan per 22 Februari 2016. Selama 2014 dan 2015 perseroan melakukan tinjauan strategis mengenai gerai Starmart dan sebagai kesimpulannya perseroan melakukan penutupan gerai yang berkinerja kurang baik sebanyak 50 gerai di tahun 2015 lalu dan mencari pembeli gerai yang tersisa. Perseroan telah menandatangani perjanjian dengan PT Fajar Mitra Indah untuk penjualan mayoritas toko Starmart. Fajar Mitra Indah adalah pihak yang tidak terafiliasi dengan perseroan. HERO akan menutup gerai yang tersisa yang tidak dijual kepada Fajar Mitra Indah.

ACES Kerja Sama Dengan 3M Indonesia

PT ACE Hardware Indonesia Tbk (ACES) meresmikan kerja sama dengan 3M Indonesia untuk memperkaya variasi produk perlengkapan rumah tangga. Hingga saat ini ACE Hardware Indonesia memiliki 116 toko yang tersebar di 33 kota dan 21 provinsi, termasuk toko terbesar ACE Hardware Indonesia yang berlokasi di Living World Alam Sutera. Pada awal tahun 2016 perseroan baru saja melakukan transformasi pada bisnis yang mengadopsi pendekatan market-centric. Dengan adanya kerja sama ini, perseroan berharap dapat mendukung transformasi perusahaan.

AKRA Targetkan Penjualan Lahan 60 Ha Tahun Ini

PT AKR Corporindo Tbk menargetkan penjualan lahan industri di Java International Industrial & Port Estate (JIIPE) sebesar 60 hektare tahun ini. Manajemen mengatakan penjualan lahan akan ditunjang program kemudahan investasi yang dirilis pemerintah. Tahun ini penjualan lahan di JIIPE ditargetkan mencapai 60 hektare. Tahun lalu ada booking 27 hektare dari Unichem dan Clariant, sudah mulai konstruksi. Pada Januari 2016, Pelindo III telah memulai operasi pelabuhan laut tahap pertama di JIIPE setelah mendapat izin operasional pada Desember 2015 lalu. Pengembangan tahap pertama ini mencakup pelabuhan seluas 85 hektare dan jetty seluas 2x250 meter dengan kedalaman hingga 13 meter. Di kawasan JIIPE juga akan dibangun pembangkit listrik untuk kebutuhan industri.

FY 2015, Laba Bersih ASGR Naik 1,86%

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) meraih kenaikan laba bersih 2015 sebesar 1,86% menjadi Rp265,12 miliar dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp260,27 miliar. Pendapatan bersih naik 16,2% menjadi Rp2,65 triliun dari pendapatan bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,28 triliun. Beban pokok naik menjadi Rp1,88 triliun dari Rp1,60 triliun. Sedangkan laba bruto menjadi Rp767,25 miliar meningkat dari Rp681,82 miliar. Laba sebelum pajak meningkat tipis menjadi Rp347,65 miliar dari Rp340,73 miliar

Stock Pick

BBTN

Terlihat kuat pada support level di harga 1540, Kemarin BBTN ditutup menguat pada level 1595.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1615

BMRI

Support pada level 9250 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BMRI ditutup menguat pada level 9400.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9500

TLKM

Terlihat kuat pada level support pada harga 3195, TLKM pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 3230.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 3265

BBNI

Terlihat kuat pada support di level 5000, kemarin saham BBNI ditutup menguat pada level 5125.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5200

PTPP

Terlihat kuat pada level support diharga 3650, kemarin PTPP ditutup menguat pada level 3730.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3770

ADHI

Terlihat kuat pada level support diharga 2505, kemarin ADHI ditutup menguat pada level 2585.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2605

KLBF

Terlihat kuat pada level support diharga 1280, kemarin KLBF ditutup menguat pada level 1310.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1330

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});