Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 28-Jan-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Kamis, 28-Jan-2016 )

Kamis, 28 Jan 2016 | 08:05 | Cincin Suryanto

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 27 Januari 2016 ditutup menguat 1,62% pada level 4583. Semua sektor menguat dengan kontributor terbesar pada sektor konsumer. Investor asing net buy senilai Rp87,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat kekecewaan investor terhadap harapan akan adanya sinyal kuat dari The Fed untuk menunda kenaikan suku bunga di masa mendatang karena gejolak ekonomi dan pasar global akhir-akhir ini. Seperti yang diperkirakan, The Fed mempertahankan suku bunganya tetap pada level 0,5%, serta memonitor dengan seksama perkembangan ekonomi dan keuangan global, namun tetap menyatakan optimis dengan perekonomian AS. The Fed menyatakan bahwa ekonomi AS masih di jalur untuk pertumbuhan yang moderat dan pasar tenaga kerja yang lebih kuat meskipun tumbuh secara bertahap. Hal ini mengindikasikan The Fed khawatir akan perkembangan global namun tidak menurunkan potensi kenaikan bunga pada Maret. Sebelumnya indeks sempat menguat karena kenaikan harga minyak mentah setelah Rusia menyatakan sedang bernegosiasi untuk kemungkinan bekerja sama dengan OPEC dalam rangka mengatasi suplay minyak yang berlebih. Untuk bursa Indonesia diperkirakan hari ini menguat. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4559 - 4621

News & Analysis

PTPP Akan Bangun Mal di Grand Kamala Lagoon

PT PP Properti Tbk (PPRO) akan terus melakukan pengembangan proyek Grand Kamala Lagoon (GKL). Tahun ini, perseroan akan mulai melakukan pembangunan mall untuk melengkapi proyek tersebut. Pembangunan mall tersebut merupakan proyek ketiga yang dikembangkan di GKL. Mall ini ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2017. Kehadiran mall tersebut nantinya akan semakin memperkuat pendapatan berulang (recurring income) perseroan. Tahun 2017, perseroan berencana mengoperasikan empat mall. Satu mall berada di Balikpapan, yakni pusat perbelanjaan yang baru diakuisisi tahun lalu. Dua lagi akan dibangun di Grand Sungkono Lagoon (GSL) Surabaya dan Grand Dharmahusada Lagoon (GDL).

SGRO Telah Buyback 54,42 Juta Saham

PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) merealisasikan pembelian kembali saham senilai Rp79.525.238.432 atau 26,08% dari rencana awal Rp305.000.000.000. Jumlah saham yang sudah dibeli kembali sebanyak 54.425.900 lembar atau 38,07% dari jumlah nominal saham yang dibeli dari seluruh jumlah nominal saham yang akan dibeli sesuai rapat umum pemegang saham perusahaan. Harga rata-rata pembelian sebesar Rp1.460. Sebelumnya SGRO berencana untuk membeli 208,90 juta lembar saham. Rencana pembelian kembali (buyback) saham berlangsung pada 27 Oktober 2015 hingga 26 Januari 2016.

Japfa Ltd Menambah Kepemilikan di JPFA

Japfa Ltd menambah kepemilikan di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) sebanyak 58.561.700 saham atau 0,55% modal ditempatkan dan disetor penuh JPFA. Dengan adanya pembelian saham ini kepemilikan Japfa Ltd di JPFA mengalami peningkatan dari sebelumnya 57,51% (6.130.699.735 saham) menjadi 58,06% pada 26 Januari 2016 (6.189.261435 saham). Japfa Ltd adalah perusahaan publik tercatat di Bursa Singapura, 80,39% saham Japfa Ltd dimiliki oleh Keluarga Santosa dan 19,61% saham dimiliki oleh publik.

SMRA Tambah Jaminan Atas Pinjaman Dari BBCA

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menambah jaminan yang diberikan atas pinjaman perseroan dan anak usahanya dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Penambahan dilakukan dengan menandatangani Akta Pemberian Hak Tanggungan Peringkat III sebesar Rp306,286 miliar atas sebidang tanah di Kelapa Gading Timur dan Akta Pemberian Hak Tanggungan Peringkat IV sebesar Rp183,771 miliar atas sebidang tanah di Kelapa Gading Timur.

GSMF Akan Rights Issue Pada Harga Rp110/saham

PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) akan melakukan rights issue dengan menerbitkan saham seri C sebanyak-banyaknya 2.449.845.092 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Saham baru ini akan ditawarkan pada harga Rp110/saham. Rasio rights issue ini adalah 32:15, yaitu setiap pemegang 32 saham lama berhak atas 15 HMETD, dimana 1 HMETD berhak untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp110/saham. Dana yang ditargetkan untuk diraih dari aksi korporasi ini sebesar Rp269,48 miliar. Cum rights ini pada 5 Februari 2016.

Anak Usaha TMPO Akuisisi 50% Saham Media Bintang Indonesia

PT Temprint, anak usaha PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), mengambil-alih 50% saham dalam PT Media Bintang Indonesia. PT Mediabintang Indonesia (MBI) ialah perusahaan yang menerbitkan tabloid Bintang Indonesia serta situs berita hiburan dan gaya hidup tabloidbintang.com. Temprint akan membeli 37.500 saham PT Sedaya Citra Media dalam MBI dan 37.500 saham milik PT Ciputra Media dalam MBI. Kepemilikan para pemegang saham lama pada PT Mediabintang Indonesia (MBI) akan terdilusi sebesar 50% dari total seluruh saham MBI. Temprint selaku pemegang saham baru memperoleh sebagian saham yang berasal dari pemegang saham lama MBI. Setelah pengambilalihan saham selesai, Sedaya Citra Media memiliki 75.000 saham dan Temprint memiliki 75.000 saham

Stock Pick

BMRI

Terlihat kuat pada level support diharga 9400, kemarin BMRI ditutup menguat pada level 9550.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9650

TLKM

Terlihat kuat pada level support diharga 3230, kemarin TLKM ditutup menguat pada level 3270.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3305

ASII

Terlihat kuat pada level support diharga 6000, kemarin ASII ditutup menguat pada level 6150.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6250

INDF

Terlihat kuat pada level support diharga 5700, kemarin INDF ditutup menguat pada level 5850.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5950

ICBP

Terlihat kuat pada level support diharga 14650, kemarin ICBP ditutup menguat pada level 14900.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 15100

KLBF

Terlihat kuat pada level support diharga 1340, kemarin KLBF ditutup menguat pada level 1370.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1385

AKRA

Terlihat kuat pada level support diharga 7300, kemarin AKRA ditutup menguat pada level 7450.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7550

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...