(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Rabu, 16-Des-2015 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Rabu, 16-Des-2015 )

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari Selasa 15 Desember 2015 ditutup menguat 0,80% pada level 4409, seiring dengan reboundnya indeks bursa global dan harga minyak mentah. Sektor perdagangan menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing net sell Rp30,5 miliar. Indeks di bursa Wall Street kembali ditutup menguat yang terutama dikontribusikan oleh penguatan pada saham sektor energi dan keuangan, menjelang dirilisnya hasil keputusan pertemuan The Fed pada hari Rabu waktu AS. Saham sektor energi menguat seiring dengan berlanjutnya rebound harga minyak mentah. Kemungkinan besar The Fed akan menaikkan suku bunganya sebesar 0,25% menjadi 0,5% pada pertemuan dua hari selama Selasa dan Rabu ini. Inflasi bulan November semakin menguatkan potensi kenaikan suku bunga The Fed. Data inflasi November stagnan, namun data inflasi inti mengalami kenaikan sebesar 0,2%. Meskipun demikian, penurunan harga minyak mentah akhir-akhir ini akan menurunkan harga bensin yang akan membuat laju inflasi masih pada level rendah. Indeks Empire Manufacturing bulan Desember pada level –4.6, sedikit membaik dibandingkan bulan sebelumnya –10,7. Indeks NAHB housing market indeks pada level 61 dari 62. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan akan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 4370 – 4474

News & Analysis

MYRX Berencana Kembangkan Lahan Di Bekasi

PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) sedang mengerjakan empat proyek properti yakni proyek Serpong Kencana, proyek Maja Raya, proyek Millenium City dan proyek Cengkareng dan Bekasi. Proyek Serpong Kencana dijalankan melalui entitas PT Blessindo Terang Jaya (BTJ) yakni perumahan kelas menengah di Parungpanjang Bogor seluas 46 hektar. Proyek Maja Raya melalui anak usahanya Mandiri Mega Jaya (MMJ) yang menggarap kawasan hunian dan properti komersial serta rukan. Proyek Millenium City digarap juga oleh MMJ bersama dengan Pasific Millenium Land dalam pengembangan proyek perumahan di Serpong yang akan direlease akhir 2015. Perseroan juga berencana mengembangkan lahan yang berada di Bekasi yang nantinya akan menjadi daerah industri, perumahan dan kawasan komersial yang juga akan direlease akhir tahun ini

Pefindo Pertahankan Peringkat PTPP Pada ‘idA’

Pefindo mempertahankan peringkat PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) beserta Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2013 dan tahun 2015 dan juga MTN XXI/2014 pada 'idA'. Prospek peringkat untuk Perusahaan juga masih tetap 'stabil'. Peringkat PTPP ini mencerminkan posisi bisnis yang kuat di industri konstruksi nasional, peluang usaha yang stabil dari proyek-proyek pemerintah, dan struktur permodalan dan proteksi arus kas di atas rata-rata. Namun peringkat juga dibatasi oleh sifat industri konstruksi yang cenderung fluktuatif dan risiko atas ekspansi ke bisnis baru.

PSKT Tunda Rencana Rights Issue

PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) menunda rencana pelepasan saham baru (rights issue) pada tahun ini. Hal itu mengingat kondisi perekonomian serta pasar saham yang dinilai kurang kondusif. PSKT terus mengkaji dan masih memiliki hasrat untuk melangsungkan rights issue ataupun private placement, yang hasil dananya nanti akan dipergunakan untuk pengembangan bisnis hotel perusahaan. Adapun dana yang ditargetkan oleh Perseroan melalui aksi korporasi ini sekitar Rp 200 miliar hingga Rp 400 miliar. Perusahaan berencana menambah 3 hotel baru dari saat ini sudah mengelola sekitar 7 hotel. Untuk investasi 1 hotel, diperkirakan menelan dana sekitar Rp80-100 miliar. Adapun 1 hotelnya, rata-rata ada sekitar 150 kamar.

SMGR Optimis Pabrik di Rembang Produksi 2016

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) optimistis pabrik semen di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dapat berproduksi pada 2016 karena hingga akhir Desember tahun ini kemajuan pembangunannya mencapai 80 persen. Pabrik semen di Rembang dengan investasi senilai Rp4,6 triliun ini akan berproduksi sekitar 3 juta ton per tahun. SMGR akan mengucurkan dana tanggung jawab sosial perushaan (CSR) lebih besar lagi pada 2016 bersamaan dengan mulai produksinya semen di Rembang. Pada 2015, SMGR mengucurkan Rp13 miliar untuk CSR, pada 2016 perseroan akan mengucurkan Rp20 miliar bila pabrik semen di Rembang bisa berproduksi pada 2016.

BBRI Targetkan Kredit Tumbuh 15%

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan meningkatkan penyaluran kredit sebesar 15 persen tahun depan atau melebihi perkiraan badan pemerintah untuk sektor perbankan dengan mendorong pinjaman ke perusahaan kecil dan menengah. OJK menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit perbankan 12-13 persen tahun depan.

UNVR Akan Rilis Ulang 40 Produk Tahun Depan

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akan terus melakukan inovasi pengembangan produk. Tahun depan, perseroan berencana merilis dan meluncurkan ulang 40 produk tahun depan. Sebanyak 40 produk yang diluncurkan dan diluncurkan ulang tersebut tidak hanya produk makanan tapi juga termasuk kosmetik. Perseroan akan terus memantau perkembangan yang ada sebelum memutuskan untuk menaikkan harga. Karena harga sangat bergantung pada banyak faktor seperti kondisi harga komoditas, nilai tukar, serta inovasi. Sepanjang tahun ini, UNVR telah tiga kali menaikkan harga jual

Stock Pick

BBCA

Terlihat kuat pada level support diharga 12950, kemarin BBCA ditutup menguat pada level 13100.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 13250

ASII

Terlihat kuat pada level support diharga 6100, kemarin ASII ditutup menguat pada level 6275.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6400

BBRI

Terlihat kuat pada level support diharga 10575, kemarin BBRI ditutup menguat pada level 10750.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 10900

BBTN

Terlihat kuat pada level support diharga 1250, kemarin BBTN ditutup menguat pada level 1280.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1300

BMRI

Terlihat kuat pada level support diharga 8500, kemarin BMRI ditutup menguat pada level 8750.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 8850

KLBF

Terlihat kuat pada level support diharga 1200, kemarin KLBF ditutup menguat pada level 1235.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1255

TLKM

Terlihat kuat pada level support diharga 2900, kemarin TLKM ditutup menguat pada level 2940.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2980

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2015

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});