(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (16-Mar-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (16-Mar-2016 )

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 15 Maret 2016 ditutup melemah 0,57% pada level 4849. Sektor pertambangan menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net buy Rp26,4 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup stagnan cenderung melemah ditengah volume perdagangan yang relatif sepi karena pasar menantikan hasil pertemuan The Fed. Saham kesehatan dan komoditas mendorong pelemahan indeks. Pasar memprediksi The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan ini, namun pasar menantikan komentar Janet Yellen mengenai indikasi kapan kenaikan suku bunga akan dilakukan. Selama data inflasi dan pasar tenaga kerja AS membaik, diperkirakan The Fed tidak akan menunggu lama untuk menaikkan suku bunganya. Data penjualan ritel AS bulan Februari mengalami penurunan, namun lebih baik dibandingkan estimasi. Meskipun demikian, data penjualan ritel bulan Januari yang direvisi turun menjadikan pasar khawatir akan kekuatan pertumbuhan ekonomi AS. Pada pertemuan Bank of Japan kemarin memutuskan untuk mempertahankan suku bunganya setelah pada bulan lalu menurunkan suku bunga pada level negatif. BoJ menyatakan akan melihat dampak dari penurunan suku bunga pada bulan lalu terlebih dulu sebelum bertindak lebih jauh. IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4813 - 4930

News & Analysis

WSKT Setor Rp239 Miliar ke Waskita Toll Road

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menambah modal disetor dan ditempatkan secara tunai senilai Rp239,32 miliar kepada anak usaha perseroan, PT Waskita Toll Road. Waskita Toll Road merupakan anak usaha WSKT yang secara khusus didirikan untuk melakukan kegiatan usaha di sektor jalan tol. Peningkatan modal disetor dan ditempatkan secara tunai sebesar Rp48,71 miliar pada WTR dan adanya peningkatan modal dasar WTR menjadi Rp10 triliun. Saat ini, Waskita Toll Road mengelola sejumlah ruas jalan tol melalui kepemilikan saham di sejumlah anak perusahaan.

BBYB Akan Bagi Dividen Rp1,48/saham

PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,48 per saham atau total senilai Rp3.730.642.474. Dividen itu akan dibagikan pada 8 April 2016. Adapun cum dan ex dividen di pasar reguler/negosaisi pada 17-18 Maret 2016 dan di pasar tunai 22-23 Maret 2016 dengan DPS hingga 22 Maret 2016. Bank ini meraih laba bersih Rp24.870.949.824 hingga 31 Desember 2015 dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp21.140.307.350.

Cum Stock Split ALKA 1:5 Pada 18 Maret

PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) mulai memperdagangkan nominal saham baru pada 21 Maret 2016 di pasar reguler dan negosiasi. Perdagangan saham di pasar tunai pada 24 Maret 2016. Perseroan memiliki dua nominal saham yakni Rp1.000 dan Rp650 dimana nominal lama Rp1.000 menjadi Rp200 per saham sehingga jumlah saham setelah stock split dari 21.450.000 lembar menjadi 107.250.000 saham. Sedangkan nominal Rp650 menjadi Rp130 dari jumlah saham 80.083.011 lembar menjadi 400.415.055 lembar.

IBFN Restrukturisasi Pembiayaan Dari BABP

PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) melakukan restrukturisasi pembiayaan dari PT Bank MNC International Tbk (BABP). Jenis fasilitas kredit berupa pinjaman transaksi khusus sebesar Rp83.394.413.042 dan USD2.054.181,70. Skema restrukturisasi adalah perubahan jangka waktu pinjaman atas fasilitas kredit rupiah dan dolar AS. Dengan restrukturiasi ini, maka perseroan akan memperbaiki arus kas perusahaan karena beban pembayaran ke bank kreditur menjadi lebih ringan.

BRPT Berminat Masuk Bisnis Kawasan Industri

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) berencana merambah sektor properti. Diharapkan, lini bisnis properti tersebut nantinya bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan Perseroan. Perseroan melalui sayap bisnis PT Griya Tirta Asri saat ini sedang menggarap kawasan industri Griya Idola Industrial Park (GIIP) yang berlokasi di kawasan Bitung, Kabupaten Tangerang, Banten. Diketahui, GIIP ini mulai dibangun pada 24 Maret 2015 lalu. Progresnya, saat ini telah mencapai tahap penyelesaian infrastruktur. Nilai investasi proyek kawasan industri dengan luas lahan sekitar 50 hektar (ha) ini sebesar Rp 400 miliar. BRPT berkomitmen untuk dapat membukukan saldo laba positif, mengingat Perseroan masih membukukan saldo defisit sebesar USD 111.765.000 per 30 September 2015.

BSSR Akan Bagi Dividen Final USD0,0019/lembar

PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) membagikan dividen tunai tahun buku 2015 sebesar 57% dari total laba bersih perseroan yang mencapai USD26,37 juta. Pembagian dividen telah disetujui dalam RUPSLB. Perseroan akan membagikan dividen senilai USD15 juta bagi pemegang 2,61 miliar saham. Dividen tersebut telah dibagikan sebagai dividen interim tunai senilai USD10 juta pada 6 November 2015. Kemudian, sisanya sebesar USD5 juta atau USD0,0019 per lembar akan dibayarkan maksimum pada 28 Maret 2016. Dana dari laba bersih sebesar USD100.000 akan digunakan sebagai cadangan wajib. Sisanya, sebesar USD11,27 juta akan digunakan untuk laba ditahan

Stock Pick

INDF

Support pada level 7200 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin INDF ditutup menguat pada 7425.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 7550

BBCA

Terlihat kuat pada level support pada harga 13400, BBCA pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 13575.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 13725

ASII

Terlihat kuat pada support di level 6950, kemarin saham ASII ditutup menguat pada level 7100.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7200

ADHI

Support pada level 2680 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ADHI ditutup menguat pada 2735.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di 2765

SMRA

Terlihat kuat pada level support pada harga 1600, SMRA pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 1640.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 1660

BBTN

Terlihat kuat pada support di level 1720, kemarin saham BBTN ditutup menguat pada level 1750.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1770

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});