Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (20-April-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (20-April-2016 )

Rabu, 20 Apr 2016 | 08:00 | Cincin Suryanto

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 19 April ditutup menguat 0,34% pada level 4881. Sektor properti menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp152,7 miliar. Indeks Dow Jones dan S&P500 ditutup menguat yang didorong oleh reli pada saham sektor energi serta laporan keuangan Johnson & Johnson yang lebih baik dari estimasi. Kenaikan harga saham sektor energi dipicu oleh penguatan harga minyak mentah yang disebabkan oleh aksi mogok pekerja minyak di Kuwait yang membuat berkurangnya produksi minyak mentah dari OPEC.ini indeks S&P500 diperdagangkan pada PE estimasi sebesar 17,8x, yang menurut data Reuters merupakan level tertinggi sejak 2014. Namun Nasdaq Composite kemarin ditutup melemah akibat faktor negatif dari laporan keuangan emiten yang di bawah perkiraan. Pasca penutupan bursa, Yahoo merilis laporan keuangan triwulan I yang melebihi estimasi pasar.Intel merilis proyeksi yang di bawah estimasi serta mengumumkan akan memangkas 12.000 pekerja. Sementara itu data housing starts bulan Maret turun menjadi 1,09 juta dari bulan sebelumnya 1,19 juta. Sedangkan building permits untuk bulan yang sama juga turun menjadi 1,08 juta dari 1,17 juta. Untuk IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed to up. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4850 - 4940

News & Analysis

BTEK Akan Rights Issue Pada Harga Rp1000/lembar

PT Bumi Teknokultura Tbk (BTEK) berencana melakukan right issue atau PUT I dengan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 5.514.887.500 lembar saham. Setiap pemegang saham 1 saham lama perseroan hingga 4 April 2016 berhak atas 5 HMETD dimana 1 HMETD berhak membeli 1 saham baru dengan harga Rp1.000 per lembar. Adapun rencana penggunaan dana hasil right issue tersebut akan digunakan untuk membeli saham Golden Harvest Cocoa pte Ltd (GHPL) dari Golden Harvest Cocoa Ltd dan hutang convertible bonds GHPL. Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa pada 27 April 2016 mendatang. Untuk pelaksanaan right issue ini diharapkan perseroan bisa mendapatkan peryataan efektif dari OJK pada 21 Juni mendatang.

TGKA Bagi Dividen Rp106,5/saham

Dividen tunai PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) sebesar Rp106,5 per saham akan dibagikan pada 18 Mei 2016 mendatang. Cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 21-22 April 2016 dan di pasar tunai 26-27 April 2016 dengan DPS hingga 26 April 2016. Dalam RUPS Tahunan perseroan pada 14 April 2016 diputuskan nilai pembagian dividen sebesar Rp97.819.477.875 dari laba bersih 2015 yang mencapai Rp184.289.432.733.

BBLD Dapat Pinjaman Rp50 Miliar

PT Buana Finance Tbk (BBLD) kembali mendapatkan fasilitas kredit perbankan dimana penandatanganan dilakukan pada Jumat 15 April lalu. Fasilitas kredit tersebut diraih dari PT Bank Permata Tbk (BNLI). Fasilitas kredit yang diraih sebesar Rp50.000.000.000 dengan jangka waktu 12 bulan yang dijamin dengan piutang milik perseroan.

Pefindo Turunkan Peringkat MDLN Menjadi Negatif

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merevisi outlook atau prospek PT Modernland Realty Tbk (MDLN) dan dua penerbitan surat utangnya dari stabil menjadi negatif. Penurunan outlook dilakukan untuk mengantisipasi pelemahan lebih lanjut pada target prapenjualan atau marketing sales. Pefindo melihat product delivery atau serah terima produk ke konsumen cukup lama sehingga bisa diakui sebagai pendapatan. Pendapatan prapenjualan atau marketing sales baru bisa diakui sebagai pendapatan jika telah terjadi penyerahan unit rumah tapak. Sementara itu, pengakuan pendapatan dari marketing sales untuk produk apartemen bisa dilakukan sesuai dengan perkembangan pembangunan unit. Pefindo tetap memberikan peringkat "idA" untuk Obligasi II/2012 dan Penawaran Umum Berkelanjutan I/2015.

Pefindo Turunkan Peringkat APLN Menjadi Negatif

Pefindo menurunkan outlook peringkat utang PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menjadi negatif dari sebelumnya stabil guna mengantisipasi dampak material yang dapat mempengaruhi kinerja bisnis dan keuangan perusahaan akibat sentimen negatif terkait dengan proyek reklamasi pulau G, Jakarta Utara. Untuk peringkat tetap berada di posisi idA- untuk perusahaan dan obligasi 1/2011, Obligasi II/2012, dan PUB I/2013. Periode peringkat berlaku sejak 11 April 2016 hingga 1 April 2017. Peringkat dapat diturunkan jika kekhawatiran terkait proyek reklamasi tersebut menjadi kenyataan dan menyebabkan dampak negatif terhadap reputasi bisnis dan juga profil keuangan perusahaan.

SMMT Telah Gunakan Dana Hasil IPO Rp354 Miliar

PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) telah merealisasikan dana hasil penawaran umum terbatas (PUT) I sekitar 87,63%. SMMT telah merealisasikan dana hasil PUT I senilai Rp354,32 miliar atau sekitar 87,63% dari hasil bersih senilai Rp404,32 miliar. Realisasi dana digunakan untuk kegiatan akuisisi I (akusisi PT Naga Mas Makmur Jaya) senilai Rp146 miliar, akuisisi II (akuisisi PT Rajawali Resources) senilai Rp137 miliar, belanja modal Rp64,82 miliar dan modal kerja Rp6,5 miliar. Dengan demikian, masih tersisa dana senilai Rp50 miliar

Stock Pick

BMRI

Terlihat kuat pada support di level 9500, kemarin saham BMRI ditutup menguat pada level 9625.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9725

ASII

Support pada level 7400 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ASII ditutup menguat pada 7600.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 7700

BBTN

Terlihat kuat pada support di level 1690, kemarin saham BBTN ditutup menguat pada level 1720.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1740

KLBF

Terlihat kuat pada support di level 1390, kemarin saham KLBF ditutup menguat pada level 1415.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1435

TLKM

Terlihat kuat pada support di level 3600, kemarin saham TLKM ditutup menguat pada level 3650.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3690

BBCA

Support pada level 12950 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBCA ditutup menguat pada 13075.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 13250

INDF

Terlihat kuat pada support di level 7050, kemarin saham INDF ditutup menguat pada level 7175.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7250

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...