Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Rabu, 24-Feb-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Rabu, 24-Feb-2016 )
Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 23 Februari 2016 ditutup melemah 1,16% pada level 4654. Sektor aneka industri menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net buy senilai Rp451,24 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat turunnya harga minyak mentah. Penurunan harga minyak mentah ini diakibatkan oleh pernyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi yang mengesampingkan pemangkasan produksi minyak dalam waktu dekat. Arab Saudi kembali mengulang alasannya untuk mempertahankan produksi minyaknya, bahwa permintaan akan menyerap suplay minyak yang melimpah. Hal ini menyebabkan penurunan harga saham energi yang mendorong penurunan indeks. Pernyataan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran pasar akan perlambatan ekonomi lebih buruk dari yang diperkirakan, sehingga suplay minyak tidak dapat terserap karena lemahnya permintaan. Sebagai indikasi menyebarnya dampak penurunan harga minyak mentah, JP Morgan akan menaikkan provisi untuk perkiraan rugi dari kredit di sektor energi sebesar USD500 miliar, lebih tinggi % dari cadangan yang sudah ada.harga rumah AS naik 5,7%. Consumer confidence turun pada 92,2 dan existing home sales naik tipis. Untuk IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4607 - 4712

News & Analysis

Arthabuana Tender Offer Saham TRIL Pada Rp50/saham

PT Arthabuana Karya Mandiri akan melakukan penawaran tender untuk maksimal 331.850.000 saham biasa PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) atau mewakili 27,65% dari seluruh modal ditempatkan TRIL. Jumlah ini turun dari jumlah yang sebelumnya akan di tender offer oleh Arthabuana sebesar 505.000.000 saham atau 42,08%. Harga penawaran tender wajib sebesar Rp50 sehingga nilai total penawaran tender maksimal sebesar Rp16.592.500.000. Periode Penawaran Tender Wajib pada 22 Februari 2016-22 Maret 2016 dengan tanggal pembayaran paling lambat 1 April 2016. Seperti diketahui Arthabuana menguasai 57,92% saham TRIL sedangkan PT Hengctraco Protecsindo sebanyak 14,43% dan sisanya masyarakat.

Pabrik SMBR Di Jambi Akan Dibangun 2017

Pabrik semen PT Semen Baturaja (persero) Tbk (SMBR) diperkirakan pada 2017 atau 2018, akan dibangun dan sudah bisa mulai beroperasi di Desa Bukit Bulan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, yang memiliki sumber daya alam khususnya kandungan semen. Saat ini pihak perusahaan sedang menyelesaikan semua dokumen perizinan untuk pembangunan dan melakukan kegiatan tambang di Limun Bukit Bulan. Soal pembebasan lahan, SMBR, akan mengajak tim independen untuk mengkaji kelayakan harga tanah untuk dilakukan pembebasan lahan warga setempat.

SMSM Targetkan Pendapatan Tumbuh 10-15%

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menargetkan pertumbuhan pendapatan bersih di kisaran 10% hingga 15% pada kuartal pertama tahun ini, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp596,9 miliar. Perseroan optimistis meraih pertumbuhan pendapatan tersebut karena pasar terbesar perseroan adalah after market kendaraan bermotor dan ekspor. Pasar yang disasar tersebut relatif stabil dan memungkinkan bertumbuh dibandingkan original equipment manufacturer (OEM) yang membidik produk otomotif baru dan cenderung lesu akibat ekonomi melambat dua tahun terakhir.

BTPN Akan Buyback 150 Juta Saham

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) berencana melakukan pembelian kembali saham yang dikeluarkan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan. BTPN akan membeli sebanyak-banyaknya 150.000.000 juta lembar saham atau maksimal 2,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. BTPN akan menyediakan dana sebesar maksimal Rp535.000.000.000 dimana buyback saham akan dilakukan mulai 23 Februari 2016 hingga 23 Mei 2016 mendatang. Alokasi dana buyback berasal dari saldo laba yang tidak dicadangkan per tanggal 30 September 2015 yang tercatat Rp11.523.136.000.000. BTPN telah menunjuk PT Trimegah Securities sebagai pelaksana pembelian kembali saham.

FY2015, Laba Bersih BMRI Naik 2,3%

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih Rp20,3 triliun per akhir Desember 2015, naik tipis 2,3% dari pencapaian laba tahun 2014 senilai Rp19,9 triliun. Sepanjang tahun 2015, penyaluran kredit BMRI tercatat mencapai Rp595,46 triliun atau naik 12,4% dari kredit yang disalurkan pada 2014 sebesar Rp592,97 triliun. NPL agak naik sedikit dari 0,81% di 2014 menjadi 0,9% di tahun 2015. Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut, mampu mendorong peningkatan aset sekitar 6,4% menjadi Rp910,1 triliun dari Rp855 triliun pada akhir tahun 2014 lalu. LDR juga tercatat naik menjadi 87,69% dari 82,86%. Peningkatan laba bersih tersebut turut ditopang oleh pertumbuhan operating income yang meningkat Rp10,3 triliun atau tumbuh 18% menjadi Rp67,1 triliun.

DSSA Kurangi Modal DSSA Mas Infrastruktur

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) telah mengurangi modal ditempatkan dan disetor di PT DSSA Mas Infrastruktur dari semula Rp130 miliar yang terdiri dari 130.000 saham menjadi Rp30 miliar atau 30.000 saham. DSSA menarik 100 ribu lembar sehubungan dengan pengurangan modal dasar DSSA Mas Infrastruktur dari semula Rp500 miliar yang terdiri dari 500 ribu saham menjadi Rp100 miliar atau 100 ribu saham

Stock Pick

BBCA

Support pada level 12950 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBCA ditutup menguat pada level 13100.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 13250

TLKM

Terlihat kuat pada level support pada harga 3195, TLKM pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 3220.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 3255

UNVR

Terlihat kuat pada support di level 42000, kemarin UNVR ditutup menguat pada level 42450.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 42950

INDF

Terlihat kuat pada level support diharga 6650, kemarin INDF ditutup menguat pada level 6775.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6875

ICBP

Terlihat kuat pada level support diharga 15100, kemarin ICBP ditutup menguat pada level 15275.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 15450

KLBF

Terlihat kuat pada level support diharga 1280, kemarin KLBF ditutup menguat pada level 1310.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1330

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016


Apa Reaksi Kamu?