Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Selasa, 19-April-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Selasa, 19-April-2016 )

Selasa, 19 Apr 2016 | 08:00 | Cincin Suryanto

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 18 April ditutup menguat 0,87% pada level 4865. Sektor infrastruktur menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp329,7 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang dipicu oleh laporan keuangan beberapa emiten yang memicu optimisme akan earning seasons pada pekan ini. Harga minyak mentah kembali stabil setelah sehari sebelumnya mengalami koreksi signifikan akibat pertemuan para produsen minyak di Doha pada hari Minggu gagal mencapai kesepakatan untuk membatasi produksi minyak. Rebound harga minyak akhir-akhir ini disertai dengan indikasi ekonomi AS membaik perlahan dan ekspektasi The Fed tidak akan tergesa-gesa menaikkan suku bunga pada tahun ini, telah mendorong indeks Dow Jones pada teritori positif pada tahun ini. Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones mencapai level 18.000 untuk pertama kalinya sejak 21 Juli 2015. Namun pasar juga masih mencermati earning season triwulan I ini dimana menurut konsensus Reuters rata-rata laba emiten dalam indeks S&P500 diperkirakan turun 7,7%, yang terutama dikontribusikan oleh penurunan laba saham sektor energi.itu data NAHB housing market index tetap pada level 58 di bulan April. Untuk IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed to up. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4808 - 4910

News & Analysis

TRIS Akan Bagi Dividen Rp8/saham

PT Trisula International Tbk (TRIS) menganggarkan belanja modal sebesar USD 1 juta pada tahun 2016. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung bisnis Perseroan. Untuk manufacturing atau penambahan mesin-mesin itu sekitar USD 700 ribu hingga USD 800 ribu. Untuk ritel, pembelian tanah untuk kantor dan pabrik baru Rp 3 miliar. Jadi total sekitar USD 1 juta. Realisasi dana capex hingga kuartal pertama tahun 2016, perseroan telah menggunakan capex sebesar Rp 3 miliar. Dana itu telah dipakai untuk melakukan akuisisi tanah seluas 1.400 meter persegi di Ciputat, Tangerang Selatan. TRIS akan mengalokasikan 37% dari laba bersih tahun 2015 yang sebesar Rp22,5 miliar untuk dividen, sehingga total dividen yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sebesar Rp8,32 miliar atau senilai Rp 8 per saham.

PGAS Selesaikan Proyek Jaringan Pipa Gas Di Batam Mei 2016

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) akan menyelesaikan proyek perluasan jaringan pipa gas bumi di kawasan bisnis Nagoya, Batam, Kepulauan Riau pada Mei 2016. Pipa distribusi sepanjang 18,3 km itu akan memasok gas bumi ke pelanggan seperti pusat belanja, rumah makan, hotel, hingga industri. Proyek di Nagoya sudah mencapai lebih dari 90% dan diperkirakan selesai pada Mei tahun ini. Selain Nagoya, PGAS kini juga tengah menyelesaikan proyek jaringan gas (jargas) bumi kota atau "city gas" sebanyak 4.000 sambungan rumah tangga di Kawasan Batu Aji, Batam yang merupakan penugasan dari pemerintah melalui Kementerian ESDM.

Nexgram Jual 92 Juta Saham RUIS

Nexgram Emerging Capital Ltd, salah satu pemegang saham PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) telah melakukan penjualan sahamnya pada 11 April 2015 lalu. Nexgram menjual sebanyak 92.000.000 lembar saham RUIS dengan harga Rp163 per lembar atau total transaksi mencapai Rp14.996.000.000. Tujuan transaksi itu adalah untuk investasi. Dengan penjualan tersebut, maka sisa kepemilikan saham Nexgram menjadi 41.036.300 saham atau tersisa 5,33% saja.

Harga Rights RMBA Maksimal Rp480/saham

PT Bentoel Investama Tbk (RMBA) melakukan Penawaran Umum Terbatas III Kepada Pemegang Saham Dalam Rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Perseroan menawarkan sebanyak 29.161.131.250 saham biasa atas nama dengan nominal Rp50. Setiap pemegang 36 saham lama yang namanya tercatat hingga 14 Juni 2016 berhak atas 145 HMETD dimana satu HMETD berhak membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan setinggi-tingginya Rp480 per saham sehingga dana yang diraih maksimal Rp13.997.343.000.000. Cum dan ex di pasar reguler/negosiasi pada 9-10 Juni 2015 dan di pasar tunai 14-15 Juni 2016 dengan periode perdagangan HMETD 16-22 Juni 2016.

ADRO Akan Bagi Dividen Final USD40,30 Juta

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatatkan laba bersih sepanjang tahun 2015 sebesar USD 152,440 juta atau sekitar Rp 1,981 triliun (kurs Rp 13.000), turun 14,3% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD 177,897 juta atau sekitar Rp 2,312 triliun. Sesuai kesepakatan RUPST, ADRO akan membagi dividen final sebesar USD 75,49 juta atau sekitar Rp 981,37 miliar. Dividen final tersebut termasuk dividen tunai interim sebesar USD 35,18 juta yang dibayarkan pada 15 Januari 2016 lalu, dan sisanya USD 40,30 juta akan dibagikan sebagai dividen tunai final.

LEAD Akan Fokus Tingkatkan Utilisasi Armada

PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) menyatakan akan fokus meningkatkan utilisasi armada kapal di tengah tren harga minyak yang terus bergejolak. LEAD juga tidak akan mengalokasikan belanja modal untuk tahun ini karena ingin fokus melakukan efisiensi guna menekan tingkat penurunan pendapatan. Tahun lalu tingkat utilisasi atau penggunaan armada kapal turun menjadi 51% dari posisi 2014 sebesar 71%

Stock Pick

ASII

Support pada level 7375 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ASII ditutup menguat pada 7525.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 7625

BMRI

Terlihat kuat pada support di level 9500, kemarin saham BMRI ditutup menguat pada level 9700.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9800

KLBF

Terlihat kuat pada support di level 1390, kemarin saham KLBF ditutup menguat pada level 1420.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1440

TLKM

Terlihat kuat pada support di level 3580, kemarin saham TLKM ditutup menguat pada level 3620.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3660

BBCA

Support pada level 12950 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBCA ditutup menguat pada 13075.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 13250

CPIN

Terlihat kuat pada support di level 3680, kemarin saham CPIN ditutup menguat pada level 3725.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3760

INDF

Terlihat kuat pada support di level 7050, kemarin saham INDF ditutup menguat pada level 7150.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7250

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...