(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Selasa,17-Mei-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Selasa,17-Mei-2016 )

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 16 Mei 2016 ditutup melemah 0,63% pada level 4731. Sektor aneka industri mengalami pelemahan terbesar. Investor asing net sell senilai Rp0,6 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat yang dipicu oleh reli pada saham Apple dan saham sektor energi seiring dengan kenaikan harga minyak mentah. Saham Apple menguat setelah Bershire Hathaway milik Warren Buffet melaporkan kepemilikan senilai USD 1 miliar. Harga minyak mentah menguat pada level tertinggi selama enam bulan terakhir. Kenaikan harga minyak mentah ini disebabkan oleh kekhawatiran akan berkurangnya suplay dan prediksi Goldman Sachs yang lebih positif. Harapan dimulainya ekspor minyak dari pelabuhan Libia, peningkatan produksi minyak di Nigeria oleh Exxon Mobile dan ditingkatkannya kesepakatan pinjaman untuk minyak oleh Venezuela dari China, menambah sinyal bulish dari minyak mentah. menyatakan bahwa suplay minyak diperkirakan akan mengalami defisit pada bulan Mei. Namun suplay minyak diperkirakan akan kembali mengalami surplus pada semester I 2017 jika harga minyak mentah mencapai USD50 per barel apabila terjadi kenaikan aktivitas eksplorasi dan . Untuk IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4691 - 4781

News & Analysis

DAJK Siapkan Capex Rp550 Miliar

PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) menyiapkan dana belanja modal di sepanjang 2016 mencapai Rp550 miliar. Jumlah capex yang disiapkan ini sama dengan yang dicanangkan tahun lalu. Dana capex tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik di lokasi yang sama dengan pabrik yang telah terbakar di Pasar Kemis, Tangerang Banten. Untuk sumber pendanaan capex, perseroan menargetkan dana dari para investor di pasar modal dengan melakukan rights issue.untuk order yang digarap dari pabrik yang terbakar tersebut untuk sementara akan dialihkan ke pihak ketiga, sambil perseroan fokus untuk pemulihan operasional yang terganggu.

Kisaran Bunga Obligasi BSDE Pada 9%-9,25%

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memberikan bunga di kisaran 9% hingga 9,25% pada obligasi berkelanjutan II tahap I senilai Rp1,5 triliun. Surat utang ini terdiri dari dua seri yakni seri berjangka 5 tahun dengan bunga 9% dan seri berjangka 7 tahun dengan bunga 9,25% per tahun. Penerbitan obligasi ini merupakan bentuk komitmen perseroan untuk mencari pendanaan yang mendukung ekspansi yang pada ujungnya akan menopang pertumbuhan kinerja Perseroan. Periode penawaran awal (bookbuilding) obligasi ini akan dilakukan pada 16-27 Mei 2016. Registrasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan dilakukan 2 Juni 2016, dan rencananya akan mendapatkan pernyataan efektif OJK pada 9 Juni 2016.

HRUM Turunkan Target Produksi Sebesar 16%

PT Harum Energy Tbk (HRUM) menurunkan target produksi pada tahun ini karena harga batu bara yang masih rendah. Pada tahun ini, HRUM menetapkan target produksi 16% lebih rendah dari tahun lalu 3,6 juta ton menjadi 3 juta ton. Hingga kuartal I/2016, perseroan telah merealisasikan produksi 0,7 juta ton, lebih rendah 40,9% year-on-year dari sebelumnya 1,1 juta ton. HRUM tidak berencana untuk mengakuisisi area pertambangan baru pada tahun ini. Perseroan mengklaim berhati-hati dalam rencana akuisisi tambang batu bara. Sejumlah persyaratan dalam aksi korporasi ditetapkan oleh perseroan. Di antaranya, cadangan batu bara mencapai 10 tahun operasi, biaya produksi terbilang kompetitif, dan kalori termasuk menengah ke atas.

PTRO Dapat Kontrak Rp2,5 Triliun

PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan kontrak jasa pertambangan dan sewa peralatan senilai Rp2,5 triliun. Perseroan mendapatkan kontrak jasa pertambangan dari PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua (BMB). Kontrak itu diproyeksikan dapat menambah pendapatan perseroan tahun ini. Konsesi untuk 4 tahun, tambangnya di Kalimantan Selatan. PTRO menganggarkan belanja modal tahun ini senilai USD65 juta, lebih rendah dari tahun sebelumnya. Pendapatan diproyeksi stagnan dari tahun lalu USD206,8 juta. Anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) tersebut akan memangkas kontribusi sektor tambang batu bara menjadi 65% dari sebelumnya 85%. Tahun lalu, sektor tambang memberikan kontribusi 70,76% dari periode terdahulu 84,54%.

Provident Tambah Kepemilikan di TBIG

PT Provident Capital Indonesia menambah kepemilikan sahamnya dalam emiten sewa menara PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) senilai Rp102 miliar. Jumlah saham yang dibeli sebanyak 17 juta lembar saham di harga pembelian Rp6.000 per saham. Transaksi terjadi pada 13 Mei 2016. Setelah transaksi berlangsung, jumlah kepemilikan Provident Capital Indonesia dalam PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menjadi 1,2 miliar lembar saham atau 25,02%.

Laba Bersih PLIN Tumbuh 126%

PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) meraih laba bersih sebanyak Rp134,08 miliar per Maret 2016, tumbuh 126,38% secara tahunan. Kenaikan laba ini berkat keuntungan selisih kurs bersih sebanyak Rp19,24 miliar, berbalik dari posisi rugi dari posisi Maret 2015 sebanyak Rp54,25 miliar. Sedangkan pendapatan perseroan naik 2,5% menjadi Rp404,02 miliar

Stock Pick

BBRI

Support pada level 9750 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBRI ditutup menguat pada 9950.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 10050

WSKT

Terlihat kuat pada support di level 2540, kemarin saham WSKT ditutup menguat pada level 2580.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2610

TLKM

Terlihat kuat pada support di level 3670, kemarin saham TLKM ditutup menguat pada level 3720.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3760

INDF

Support pada level 6975 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin INDF ditutup menguat pada 7025.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 7100

JSMR

Terlihat kuat pada support di level 5300, kemarin saham JSMR ditutup menguat pada level 5425.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5500

ASII

Support pada level 6050 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ASII ditutup menguat pada 6200.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 6300

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});