Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 07-Mar-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 07-Mar-2016 )

Senin, 7 Mar 2016 | 08:00 | Cincin Suryanto

 

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 4 Maret 2016 ditutup menguat 0,14% pada level 4850. Sektor pertambangan menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing net buy senilai Rp306,9 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup menguat, dipicu oleh data tenaga kerja yang meredakan kecemasan investor akan potensi perlambatan ekonomi akibat kenaikan suku bunga The Fed dan perlambatan ekonomi global. Data nonfarm payrolls bulan Februari menunjukkan kenaikan penyerapan tenaga kerja sebanyak 242 ribu, lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya 172 ribu dan dari estimasi 190 ribu. Tingkat pengangguran tetap pada level 4,9%. Namun rendahnya upah membuat potensi inflasi masih rendah, sehingga berkurang kekhawatiran akan kenaikan suku bunga. Membaiknya data ekonomi AS akhir-akhir ini menghilangkan kecemasan bahwa ekonomi AS dapat masuk ke dalam resesi akibat kenaikan suku bunga The Fed dan dampak perlambatan ekonomi China. Menurut konsensus Reuters, diperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebanyak dua kali pada tahun ini. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya consumer credit, wholesale inventories, initial claims, treasury budget. Untuk IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4781 - 4890

News & Analysis

Laba Bersih KDSI Turun 74%

PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) mencatatkan perbaikan kinerja penjualan pada tahun 2015. Penjualan KDSI tercatat sebesar Rp 1,7 triliun atau naik 5,3% dari tahun sebelumnya. Namun laba bersih yang berhasil dibukukan KDSI hanya Rp 11,5 miliar, turun 74% dari sebelumnya yang mencapai Rp 45,7 miliar. Kondisi ini dipicu beban usaha yang meningkat 18,75% menjadi Rp 171 miliar setelah pada tahun 2014 hanya Rp 144 miliar. Peningkatan beban usaha ini karena peningkatan beban penjualan dan administratif.

NRCA Telah Buyback 24,8 Juta Saham

PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) untuk melakukan pembelian kembali saham. NRCA menyatakan telah menghabiskan dana senilai Rp 15,16 miliar. Jumlah saham yang di-buybacksebanyak 24.879.000 saham dengan harga rata-rata Rp 609,75 per saham. Pembelian kembali saham dilakukan pada periode Desember 2015 hingga Februari 2016.

Rights Issue MCOR Telah Disetujui RUPS

PT Bank Windu Kentjana Tbk (MCOR) pada tahun ini akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT / Right issue) IV dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) senilai Rp1,12 triliun. Rencana PUT IV HMETD sudah disetujui oleh para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan akan mulai melakukan perdagangan awal HMETD pada 14-27 April 2016. Dalam aksi korporasi tersebut perjanjian antara Johnny Wiraatmadja sebagai pemegang saham pengendali perusahaan akan memberikan seluruh HMETD kepada China Construction Bank (CCB). Dengan transaksi itu, CCB akan memiliki saham MCOR tidak kurang dari 51% setelah PUT IV dilaksanakan.

SSMS Bangun Pabrik Pengolahan CPO

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) bersama perusahaan induk PT Citra Borneo Indah membangun pabrik pengolahan (refinery) minyak sawit senilai USD60 juta yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2017. Fluktuasi harga CPO terus membayangi kinerja perusahaan. Untuk menjaga stabilitas, perseroan mulai masuk ke bisnis penghiliran sawit. Perseroan berkontribusi 18,6% dari total belanja modal pabrik downstream ini sebesar USD60 juta. Saat ini pabrik sudah dalam tahap konstruksi dan tahun 2017 ditargetkan mulai operasi. Kapasitas produksi pabrik tersebut dirancang sebesar 2.500 ton olein per hari dan 1.000 ton biodiesel per hari. Nantinya 100% produksi tandan buah segar SSMS akan dipasok ke pabrik refinery milik Grup Citra Borneo ini.

Kemenhub Tegaskan ADHI Tidak Menjadi Operator LRT

Menteri Perhubungan menegaskan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) tidak bisa menjadi operator angkutan kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodetabek rute Cibubur-Cawang-Dukuh Atas dan Bekasi Timur-Cawang-Dukuh Atas. Alasannya, karena ADHI dinilai tidak memiliki pengalaman sebagai Badan Usaha Perkeretaapian.pemilik proyek LRT, Kemenhub hanya menugaskan ADHI untuk menjadi kontraktor pelaksana di proyek LRT.

BEI Beri Surat Peringatan Pada 58 Emiten

PT Bursa Efek Indonesia (BEI)telah mengirimkan surat peringatan kepada 58 emiten yang belum memenuhi persyaratan saham beredar. Tercatat dalam peraturanBEImelalui surat keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 mewajibkan emiten melepas sahamnya ke publik (free float) sebesar 7,5 persen, kemudian emiten wajib memiliki 300 investor serta 50 juta lembar saham di publik. Peraturan tersebut seharusnya sudah di patuhi sejak 28 Januari 2016. Ada 18 emiten belum memenuhifloatdan 40 lainnya belum memenuhi sahamnya di miliki oleh 300 orang dan total saham beredar 50 juta lembar saham

Stock Pick

BBRI

Support pada level 11200 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBRI ditutup menguat pada 11375.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di 11500

TLKM

Terlihat kuat pada level support pada harga 3345, TLKM pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 3415.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 3465

ICBP

Terlihat kuat pada support di level 15850, kemarin saham ICBP ditutup menguat pada level 15925.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 16100

BMRI

Support pada level 9650 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BMRI ditutup menguat pada level 9775.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9875

BBNI

Support pada level 5075 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBNI ditutup menguat pada level 5225.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di 5300

INDF

Terlihat kuat pada support di level 7375, kemarin saham INDF ditutup menguat pada level 7475.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7550

SMRA

Terlihat kuat pada support di level 1575, kemarin saham SMRA ditutup menguat pada level 1605.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1625

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...